JawaPos Radar

Caleg Muda Harus Punya Komitmen dan Narasi yang Kuat

05/10/2018, 02:06 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Caleg Muda Harus Punya Komitmen dan Narasi yang Kuat
Workshop pemenangan calon legislatif DPR RI, tingkat provinsi sampai DPRD kabupaten dan kota yang diselenggarakan Kader Bangsa Fellowship Program (KBFP) ()
Share this image

JawaPos.com - Para pemuda yang ingin terjun ke dunia politik harus memiliki modal komitmen kuat. Selain itu, narasi politik yang kuat juga menjadi jalan untuk terjun ke dunia politik. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Trenggalek Muhammad Nur Arifin.

Pria akrab disapa Cak Ipin itu menjadi pemateri workshop pemenangan calon legislatif DPR RI, tingkat provinsi sampai DPRD kabupaten dan kota yang diselenggarakan Kader Bangsa Fellowship Program (KBFP) angkatan 8.

“Harus banyak memikirkan kenapa harus terjun di dunia politik saat usia muda dan kenapa harus melibatkan diri di masyarakat mulai dari sekarang,” kata Ipin, Selasa (2/10).

Di hari kedua rangkaian program Kader Bangsa angkatan 8 ini, Cak Ipin mengibaratkan masyarakat yang akan diwakilinya sebagai kekasih. Sehingga nantinya, calon pemimpin muda dapat berfikir dan berkorban demi kebahagiaan masyarakat.

“Cintai rakyatmu, kejar rakyatmu seperti kamu kejar kekasihmu. Kalau kalian suka atau cinta meskipun hanya punya motor lalu kemudian hujan deras, pasti akan tetap ngapelin," katanya.

"Seperti kalian ketemu rakyat, pasti akan berfikir bagaimana agar masyarakat senang dan makmur karena kalian nanti cinta,” urai Wakil Bupati termuda di Indonesia yang saat dilantik baru berusia 25 tahun.

Selain itu, lanjut Cak Ipin, calon pemimpin muda juga harus memiliki narasi politik yang mudah diterima saat ini. Misalnya, narasi politik seperti 'saya akan memperjuangkan hak-hak bapak dan ibu’ itu harus diubah.

"Sebab, kita membangun Indonesia itu tidak bisa gagah-gagahan sendiri atau berjuang sendiri. Jika narasi itu yang terus digunakan justru akan memiliki jarak dengan rakyat karena ditagih janji saat kampanye,” ujarnya.

Cak Ipin berpesan kepada 40 calon legislatif dari latar belakang partai politik berbeda itu untuk dapat merebut suara anak muda, wanita dan netizen jika ingin memenangkan pertarungan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 mendatang.

Sebab, ketiga elemen tersebut sudah terbukti berhasil dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) di Jawa Timur beberapa waktu lalu. "Tips dari saya, menangilah hati anak muda, wanita dan netizen dan itu sudah terbukti. Contoh Pilgub Jawa Timur," ktanya.

Munurut dia Gubernur Khofifah memiliki ikatan emosional dengan wanita atau ibu-ibu dan wakilnya Emil mewakili anak muda yang bergelar doktor termuda se-Asia Pasifik dan pada akhirnya terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.

(yuz/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up