JawaPos Radar

Tiket Ratna Sarumpaet ke Chili Dibiayai Pemprov DKI?

04/10/2018, 22:51 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet saat dibawa keluar dari Bandara Soekarno Hatta menuju Polda Metro Jaya (Humas Ditjen Imigrasi)
Share this image

JawaPos.com - Mantan anggota tim sukses kubu Prabowo-Sandi, Ratna Sarumpaet yang sempat membuat hoax pemukulan dirinya ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta pada, Kamis (4/10) malam. Ia kini resmi jadi tersangka.

Bangi yang merupakan sopir pribadi Ratna Sarumpaet menuturkan, malam ini memang Ratna Sarumpaet hendak melakukan perjalanan ke luar negeri, yakni Chili. Karena jadwal dia ke luar negeri sudah dari jauh-jauh hari dipersiapkan.

"Ke Chile, ‎Iya memang undangan sudah lama dibiayai Pemprov DKI, sudah dari jauh-jauh hari. Sudah dari 7 bulan yang lalu," katanya.

Tiket Ratna Sarumpaet ke Chili Dibiayai Pemprov DKI?

Lebih lanjut Bangi mengaku, sepengatuan dirinya Ratna Sarumpaet ke Chili untuk memenuhi undangan kegiatan budayawan. "Ada undangan seniman dan budayawan kayaknya," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolres Bandara Soekarno-Hatta AKBP Viktor Togi Tambuna‎n membenarkan aktivis Ratna Sarumpaet diamankan di Bandara Soekarno-Hatta, malam ini. Dia dicegah untuk bepergian ke luar negeri.

"Kalau saya di Polresta Bandara ini memang menerima surat pencegahan. Benar sekarang sedang dalam proses pencegahan," ujarnya saat duhubungi JawaPos.com, Kamis (4/10). 

Namun Victor enggan menjelaskan lebih rinci terkait pencegahan Ratna dan dibawa kemana ibunda dari artis film Atiqah Hasiholan itu. Dia hanya menjalankan perintah karena ada surat pencegahan untuk Ratna Sarumpaet ke luar negeri.

‎Diketahui, Ratna Sarumpaet membuat geger masyarakat dengan foto wajahnya yang penuh lebam. Hal ini pun memantik perhatian Wakil Ketua DPR Fadli Zon hingga Calon Presiden Prabowo Subianto.

Mereka berdua sampai menemui Ratna. Ibunda Atiqah Hasiholan itu lantas bercerita bahwa luka lebam diwajahnya akibat dipukuli orang di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 21 September malam.

Namun ternyata setelah ditelusuri pihak Kepolisian, terungkap fakta bahwa Ratna pada tanggal tersebut Ratna malah berada di RS Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta. Hal tersebut diperkuat dengan rekaman CCTV dan bukti transfer uang dengan total Rp 90 juta rupiah.

Dia menjalani perawatan bedah pelastik hingga 24 September 2018. Usai polisi mengekspos fakta-fakta itu, akhirnya Ratna menggelar konferensi pers kemarin sore dan mengakui bahwa dia telah berbohong dan sebagai pencipta hoax terbaik.‎

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up