JawaPos Radar

Juara Lomba Aplikasi Mobile KIHAJAR 2018

Mengenal Bee Story, Aplikasi Belajar Asyik Ciptaan Pelajar 18 Tahun

05/10/2018, 05:30 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Lomba Aplikasi Mobile KIHAJAR 2018
Fanny Farida menunjukkan aplikasi pembelajaran Bee Story, Kamis (4/10). (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Seorang siswi kelas XII jurusan Multimedia SMK N 1 Jember bernama Fanny Farida menjadi pemenang pada lomba Aplikasi Mobile KIHAJAR 2018. Ia dinyatakan keluar sebagai juara pertama kategori pelajar usai sukses mencipta aplikasi pembelajaran, yaitu Bee Story.

Dengan aplikasi pembelajaran mengasyikkan yang ditujukkan bagi siswa usia dini hingga kelas 2 Sekolah Dasar itu, Fanny sukses menyisihkan ratusan peserta lain dalam lomba yang diadakan Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMPK) Kemendikbud. 

Dara 18 tahun itu mengungkap bahwasanya, aplikasi ciptaannya mengenalkan user-nya kepada sosok lebah madu imut bernama Bee. Dimana ia membawa pengguna pada dua pilihan menu. Yakni belajar dan permainan. Saat memilih belajar, user akan diminta memilih antara soal-soal materi ilmu matematika, sosial, dan budaya.

"Misalnya dalam menu budaya, ada soal-soal yang mengingatkan anak-anak terhadap produk-produk budaya. Salah satunya, di situ anak-anak diajak menghafal dengan menjawab nama-nama alat musik tradisional seperti seruling," jelasnya usai sesi penjurian di Hotel Pandanaran, Semarang, Kamis (4/10).

Saat memilih opsi permainan, aplikasi ini tak hanya menghadirkan sebuah hiburan. Melainkan juga pesan moral yang sesuai dan mudah dicerna oleh anak-anak usia dini atau sekolah dasar.

“Di sini Bee juga mengisahkan sedang berusaha mengobati temannya yang terluka. Nilai yang terkandung di dalamnya ini unsur tolong-menolong. Bee mengajak anak-anak lebih menerapkan sikap tolong-menolong terhadap sesama,” terangnya.

Lebih lanjut, Fanny berharap usahanya selama tujuh bulan membuat aplikasi Bee Story bersama teman-temannya tak hanya berbuah manis sampai di sini saja. Ia ingin agar aplikasi ini berkontribusi maksimal dalam menghadirkan materi dan metode pembelajaran menyenangkan. Di saat bersamaan juga dalam pemanfaatan perkembangan teknologi untuk kegiatan positif.

Fanny sendiri sempat bercerita pernah berpartisipasi pada lomba Aplikasi Mobile KIHAJAR tahun lalu. Masuk sepuluh besar saja pada waktu itu tak membuatnya cukup puas. Sehingga memacunya menciptakan Bee Story yang membuatnya menjadi pemenang lomba periode tahun ini.

“Harapannya semoga aplikasi ini bisa dirilis di play store. Sebelumnya aplikasi ini sudah saya praktikan dengan mengajak adik-adik di sekolah terdekat. Mereka antusias memainkannya,” jelasnya.  

Sementara itu, Kepala BPMPK Abu Khaer menjelaskan bahwa lomba Aplikasi Mobile KIHAJAR sudah diselenggarakan ketujuh kalinya. Lomba ini mempertandingkan karya Aplikasi Mobile Edukasi, yaitu aplikasi yang dijalankan di perangkat smartphone atau tablet serta mengandung unsur pendidikan.

Ada empat kategori lomba pada tahun ini. Pertama, kategori pelajar bertema sosial budaya. Kedua, guru bertema mata pelajaran. Ketiga, umum bertema Virtual-Lab, dan keempat, kategori umum bertema Game Edukasi.

Ia menjelaskan, total terdapat 627 pendaftar. Peserta terbanyak berasal dari Jateng, disusul Jatim, Jabar, DKI Jakarta, Jogjakarta, Banten. Ada pula mereka yang dari luar pulau Jawa seperti peserta dari Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Kalsel l dan Bali. “Karya yang masuk totalnya berjumlah 299 karya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, proses penjurian dilangsungkan tim juri profesional di bidang Desain Komunikasi Visual-Multimedia Pembelajaran dengan instrumen penilaian yang memadai. Sehingga Abu Khaer berharap kegiatan ini akan menghasilkan karya yang benar-benar mumpuni. Kemudian menjadi aset dunia pendidikan untuk metode pembelajaran modern berbasis gawai dan bisa disisipkan ke kurikulum.

"Tentu aplikasi yang sesuai dengan kriteria akan dikembangkan menggandeng berbagai pihak. Ke depan dapat dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran yang asyik,” tandasnya.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up