JawaPos Radar

Pria Mengamuk Depan Toilet, Dua Teman Wanita Dipukul Palu

04/10/2018, 21:35 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
pria ngamuk, pria pukul wanita, wanita dipukul palu
Vita terbaring lemah saat dirawat di Puskesmas Sungai Pinyuh, Selasa (2/10). (Ari Sandy/Prokal.co/JPG)
Share this image

JawaPos.com - Nasib apes tengah dialami dua gadis asal Entikong, Kabupaten Sanggau. Keduanya yakni Lifa, 18, dan Vita, 22. Mereka mengalami luka parah di bagian kepala akibat hantaman palu berkali-kali yang dilakukan temannya sendiri, Mr alias Ari. Penganiayaan ini terjadi di tempat kerjanya di Komplek Mitra Indah, Jalan Jurusan Anjungan, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Selasa (2/10).

Akibat hantaman palu tersebut, kedua korban harus menjalani perawatan di Puskesmas Sungai Pinyuh, Mempawah. Saat ditemui sejumlah awak media, Vita masih menerima perawatan dari para perawat di Puskesmas. Kepalanya masih dibalut perban karena sempat mengalami pendarahan hebat.

Disela-sela perawatan, Vita menjelaskan kronologis penganiayaan yang dialaminya bersama Lifa. "Dia (Ari) ini belum lama kami kenal. Kenalnya dari kawan, bukan dari media sosial. Memang sudah beberapa kali ketemu, ngumpul ramai-ramai sama kawan, biasanya dia baik,” ungkapnya sebagaimana diberitakan Prokal.co (Jawa Pos Group), Kamis (4/10).

Namun tak disangka, ketika Ari menjumpainya di tempat kerjanya, ia mendapatkan perlakuan kasar dari Ari yang tiba-tiba emosi. "Saat itu, saya ke toilet. Begitu keluar, dia semacam menunggu saya di depan pintu sambil membawa palu," terangnya.

Tiba-tiba, lanjut Vita, palu tersebut dihantamkan ke kepalanya oleh Ari. "Berkali-kali secara membabi buta,” ungkapnya.

Mendapat penganiayaan itu, Vita berusaha melarikan diri dari amukan pelaku. Ketika dirinya meminta tolong, temannya yang bernama Lifa datang. Bukannya berhenti mengamuk, Ari juga memukul Lifa menggunakan palu itu. "Dia mengejar dan menarik badan saya. Dia memukul kepala saya dengan palu berulang kali," kisah Lifa.

Tak lama berselang, Lifa dan Vita berhasil keluar dari amukan Ari dengan berlumuran darah. Mereka kemudian meminta pertolongan dengan warga. "Namun dia (pelaku) pergi entah kemana,” ungkapnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kapolsek Sungai Pinyuh Kompol Sunaryo mengaku telah menerima laporan terkait penganiayaan yang dialami kedua korban ini. “Saat menerima informasi, saya telah menugaskan seluruh personel dan jajaran kepolisian guna mengejar pelaku penganiayaan tersebut,” tegasnya.

Dia mengatakan, anggota Polses Mempawah saat ini telah menuju lokasi yang disinyalir menjadi tujuan si pelaku melarikan diri. “Saya sudah kerahkan untuk menangani kasus ini, minta bantu doa agar pelaku bisa cepat ditangkap,” pungkasnya.

(fab/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up