JawaPos Radar

Stakeholder Malang Sepakat Jaga Kondusifitas Pemilu 2019

04/10/2018, 21:14 WIB | Editor: Dida Tenola
Stakeholder Malang Sepakat Jaga Kondusifitas Pemilu 2019
Stakeholder dan unsur partai di Kabupaten Malang bersepakat untuk menjaga kondusivitas pemilu (Tika Hapsari/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Kabupaten Malang menggelar Deklarasi Pemilu Damai, Kamis (4/10). Deklarasi ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian beberapa waktu lalu. 

Ketua KPU Kabupaten Malang Santoko menyampaikan, stakeholder di Kabupaten Malang harus aktif berperan menjaga keamanan Pemilu mendatang. Tidak hanya aparat yang berwenang, masyarakat umum juga wajib terlibat menjaga keamanan. 

Dia menjelaskan, deklarasi damai ini adalah murni inisiasi dari Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung. Deklarasi ini menindaklanjuti kegiatan yang sudah dilakukan di Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir. 

Selanjutnya, akan diinstruksikan di seluruh stakeholder di Kabupaten Malang agar tercipta suasana kondusif. "Kami berkomitmen melayani yang terbaik, kepada seluruh kontestan politik dengan adil, setara, dan menjaga konduaifitas," kata Santoko.

Di sisi lain, Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan, momen deklarasi damai harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Tujuannya, untuk benar-benar menciptakan keamanan Pemilu. Tidak hanya sekedar sebagai formalitas semata.

Dijelaskannya, sekarang sudah masuk tahapan kampanye. Sejak 23 September pohaknya sudah melaksanakan Operasi Mantap Praja untuk menghadapi Pemilu. "Kami berharap dengan momentum ini, bisa bersepakat untuk menyelenggarakan Pemilu yang sukses, lancar, aman, damai dan kondusif," katanya. 

Senada dengan Kapolres Malang, Komandan Kodim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu, Letkol Inf Ferry Muzawwad juga mengatakan pihaknya hanya berfokus menciptakan iklim damai dalam pesta demokrasi nanti. "Warna baju boleh berbeda, tapi hati kita tetap satu sebagai warga Kabupaten Malang yang santun dan guyub," ucap Letkol Inf Ferry Muzawwad.

Lebih jauh, Bupati Malang, Rendra Kresna menuturkan jika dirinya enggan situasi tidak kondusif terjadi di Kabupaten Malang. Rendra hanya ingin Pemilu di Kabupaten Malang berjalan aman dan lancar. "Sebagai peserta demokrasi harus muncul demokrasinya. Jangan sampai terciderai dengan jiwa demokrasi itu sendiri. Suasana harus gembira, tidak menakutkan dan mencekam," tandas dia.

 

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up