JawaPos Radar

Presiden Jokowi Tidak Bisa Hadir, Apel Akbar Santri Nusantara Ditunda

04/10/2018, 21:01 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Apel Akbar Santri Nusantara
JUMPA PERS: Ketua Umum Pimpinan Pusat Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Abdul Ghofarrozin (tengah) saat memberikan keterangan, Kamis (4/10). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Apel Akbar Santri Nusantara yang sedianya digelar Minggu (7/10) di Stadion R Maladi, Solo terpaksa ditunda dan diganti menjadi hari Sabtu (13/10) mendatang. Pemunduran jadwal ini disebabkan karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dijadwalkan membuka apel tersebut berhalangan hadir. Akhirnya panitia pun menjadwalkan ulang pelaksanaan Apel Akbar Santri Nusantara. 

Ketua Umum Pimpinan Pusat Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Abdul Ghofarrozin menerangkan, sebelumnya apel akbar akan dibuka langsung oleh Presiden Jokowi. Gelaran apel akbar ini akan dibarengkan dengan grand final Liga Santri Nusantara dan juga penutupan santri Expo.

"Tetapi ternyata ada sesuatu hal, apel akbar tidak bisa bareng dengan kegiatan lain seperti santri expo dan LSN," katanya kepada JawaPos.com, Kamis (4/10). 

Maka dari itu, lanjut Gus Rozin begitu ia akrab disapa, panitia mengubah jadwal gelaran Apel Akbar menjadi Sabtu (13/10) mendatang. Untuk apel akbar sendiri akan tetap berlangsung di Stadion R. Maladi, Sriwedari Solo.

"Dan sampai saat ini, dari Presiden belum ada pembatalan," katanya. Dalam apel akbar nantinya akan ada berbagai kegiatan. Mulai dari penampilan dari para santri sampai dengan ikrar santri. 

Ikrar ini menjadi sebuah komitmen kebangsaan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) para santri di seluruh indonesia. Apel akbar ini juga sebagai ajang untuk saling mengenal dan bersilaturahmi dengan para santri di berbagai kota di Indonesia. 

"Momen apel akbar saling mengenal membuka pikiran, kreativitas pesantren seluruh indonesia. Untuk jumlah peserta yang melakukan registrasi sampai. Saat ini sebanyak 55 ribu. Target kami 60 ribu, karena keterbatasan tempat," tandasnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up