JawaPos Radar

Soal Pelantikan Sekda Bandung, Kang Emil: Surat Mendagri Sudah Turun

04/10/2018, 20:21 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Soal Pelantikan Sekda Bandung, Kang Emil: Surat Mendagri Sudah Turun
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Siti Fatonah/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta agar Sekda definitif Beny Bachtiar segera dilantik. Pasalnya, sesuai persetujuan Kemendagri, Wali Kota Bandung Oded Muhammad Danial diminta melantiknya.

"Surat dari Mendagri sudah turun. Secepatnya Wali Kota Bandung mengikuti rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri, kan saya perwakilan pemerintah pusat di Jawa Barat," kata Emil di Trans Luxury Hotel, Bandung, Jawa Barat, Kamis (4/10).

Mantan Walikota Bandung itu memberikan batas waktu hingga 7 hari kedepan setelah surat putusan dikeluarkan Mendagri pada 3 Oktober kemarin. Ia berharap, pelantikan Sekda Kota Bandung menjadi pelengkap roda pemerintahan yang dikini dipimpin pasangan Oded M. Danial-Yana Mulyana.

"Terhitung tujuh Hari surat yang dikirimkan (harus dilantik). Surat krmarin (sudah keluar) kalau tidak salah," tutur pria yang akrab disapa Kang Emil.

Sementara itu, Ketua Lembaga Kajian Masalah Kebijakan (Lapemka) Bandung, Tubagus Kun Maulawarman menilai bahwa sudah seharusnya Sekretraris Daerah (Sekda) Kota Bandung definitif dilantik untuk mengisi kekosongan. Sekaligus demi memperbaiki sistem pemerintah dan pelayanan publik.

Menurut Kun Maulawarman, posisi Sekda definitif sangat penting dan strategis, apalagi jabatan ini adalah pucuk dari birokrasi di pemerintahan daerah sehingga tidak bisa dianggap sebelah mata. Terlebih lagi saat ini pemerintah Kota Bandung tengah menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Sekda yang definitif sangat penting. Karena sekarang lagi menyusun RPJMD. Peran sekda sangat sentral, karena ia adalah pengawal birokrasi, yang harus intens menyusun rencana pembangunan," kata Kun Maulawarman.

Ia juga menilai bahwa keterlambatan dalam pelantikan sosok Sekda definitif sangat melanggar birokrasi yang ada. Terlebih hanya dengan dalih tekanan sejumlah ormas yang menolak pelantikan sementara sosok yang akan dilantik pun sudah melalui berbagai tahapan yang legal mulai dari level Walikota bahkan sampai Menteri Dalam Negeri.

"Itu enggak benar. Masa keputusan yang sudah ditandatangani Mendagri bisa batal hanya karena demo. Ini akan jadi preseden buruk, ketika ada pihak yang tak setuju, akan menggerakkan massa agar terjadi pembatan," tegas Kun.

Oleh karena itu, ia menyarankan agar Walikota Oded Muhammad Danial untuk segera melantik Benny Bachtiar yang sudah diputuskan Kemendagri dan disetujui Walikota sebelumnya, yang kini menjadi Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

"ASN itu ketika dilantik, dia sudah menyatakan siap ditempatkan di mana saja. Jadi hanya karena berasal dari Pemkot Cimahi lalu ditolak masuk ke Pemkot Bandung, mau dikemanakan birokrasi negeri ini?" pungkasnya.

(jpg/bin/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up