JawaPos Radar

Cari Remaja 17 Tahun, 6 Penyelam Tewas Tenggelam di Kolam

04/10/2018, 20:11 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
kolam bekas tambang, tenggelam,
Enam penyelam penyelamat tenggelam saat mencoba menyelamatkan seorang remaja dalam kolam bekas tambang yang sudah tidak digunakan di Malaysia (Pixabay)
Share this image

JawaPos.com - Enam penyelam penyelamat tenggelam saat mencoba menyelamatkan seorang remaja dalam kolam bekas tambang yang sudah tidak digunakan di Malaysia. Mereka mencari bocah berusia 17 tahun yang diduga jatuh ke kolam tersebut saat sedang memancing bersama teman-temannya.

Pihak berwenang mengatakan, para penyelam itu terperangkap dalam pusaran air dan arus kuat yang tiba-tiba menyebabkan beberapa peralatan mereka lepas. Pencarian anak yang hilang itu dimulai pada hari Kamis, (4/10).

"Para penyelam mengikuti semua prosedur keselamatan saat mereka pergi ke kolam bekas tambang demi misi pencarian dan penyelamatan," kata Kepala Polisi Sepang Abdul Aziz Ali dilansir BBC, Kamis, (4/10).

kolam bekas tambang, tenggelam,
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, mendesak mereka untuk tetap kuat dalam periode yang menantang ini (DNA India)

Mereka semua memakai peralatan selam yang lengkap dan diikat pada satu tali. Aziz mengatakan kepada kantor berita negara Bernama, kalau  arus kuat menyebabkan semua korban berputar di air. Ia menambahkan bahwa ini menyebabkan peralatan mereka lepas.

"Sebuah pusaran air telah terbentuk di daerah itu dan sebuah tim mengatakan mereka melihat enam penyelam yang berjuang untuk keluar," kata Direktur Jenderal Departemen Kebakaran dan Penyelamatan Mohammad Hamdan Wahid kepada New Straits Times.

Para pria berada di dalam air selama sekitar 30 menit sementara rekan-rekan mereka berusaha menyelamatkan mereka. Keenamnya tidak sadarkan diri ketika mereka ditarik keluar dari air dan tidak dapat diresusitasi.

"Ini adalah pertama kalinya sebanyak enam personel meninggal," kata Wahid kepada Bernama. "Ini hari yang sangat menyedihkan bagi kita," tambahnya.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, mendesak mereka untuk tetap kuat dalam periode yang menantang ini. Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Malaysia juga memberikan penghargaan kepada penyelam mereka.

(am1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up