JawaPos Radar

Gara-gara Drama Bohong Ratna Sarumpaet, 4 Legislator Dilaporkan ke MKD

04/10/2018, 19:58 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Fadli zon
Wakil Ketua DPR Fadli Zon menjadi salah satu legislator yang diadukan ke MKD karena imbas drama kebohongan Ratna Sarumpaet. (jpnn/jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Drama hoax Ratna Sarumpaet yang sempat menggegerkan jagat nasional, ternyata berbuntut pada pelaporan empat anggota DPR ke Mahkamah Ke‎hormatan Dewan (MKD). Pihak yang melaporkan adalah Jaringan Advokat Penjaga NKRI (JAPRI).

Presiden JAPRI Sidik mengatakan, empat orang anggota dewan yang dilaporkan adalah Fadli Zon, Rachel Maryam (Keudanya dari Fraksi Gerindra), Fahri Hamzah, dan Mardani Ali Sera (Fraksi PKS).

Menurut Sidik, keempat wakil rakyat itu dianggap ikut menyebarkan kabar bohong alias hoaks tentang penganiayaan Ratna Sarumpaet.

"Yang kami sesalkan, para wakil rakyat ini tidak melakukan verifikasi atau cross check terlebih dahulu atas berita yang disampaikan Ratna Sarumpaet tersebut, akan tetapi langsung menyebarluaskan melalui media online dan media sosial," ujar Sidik di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (4/10).

Dampak lainnya adalah informasi hoaks tersebut telah membuat adanya kegaduhan di kalangan masyarakat. Bahkan di media sosial mereka saling beradu argumen dengan saling caci maki, bahkan timbul adanya fitnah.

"Untuk itu, JAPRI mendesak MKD untuk menindak tegas dan memberi sanksi terhadap Fadli Zon, Fahri Hamzah, Rachel Maryam dan Mardani Ali Sera sang penyebar hoax dan ujaran kebencian," katanya.

Menurut Sidik, mereka merupakan orang-orang yang mendistribusikan hoaks di kalangan masyarakat. Harusnya seorang wakil rakyat bisa melakukan melakukan pengecekan apakah benar Ratna Sarumpaet mendapatkan penganiayaan oleh orang tidak dikenal.

"Karena akibat dari kelalaian, keteledoran, kekhilafan dan ketidakcermatannya dalam menyebarkan berita hoaks Ratna Sarumpaet tanpa verifikasi dan cross check terlebih dahulu," pungkasnya.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet mengakui lebam wajahnya bukan akibat pengroyokan atau penganiayakan oleh oknum. Melainkan sedot lemak di bagian pipi kiri di Rumah Sakit khusus Bedah Bina Estetika.

Bahkan Ratna mengaku dirinya adalah sebagai pencipta hoaks terbaik di Indonesia. Karena telah berbohong ke seluruh masyarakat dirinya terkena penganiayaan di sekitaran Bandara Husain Sastranegara, Bandung.

Dalam konfrensi persnya Ratna menyampaikan permohonan maafnya sambil menahan tangis yang keluar dari matanya. Dia meminta maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak kecewa akibat hoaks yang ia ciptakan. Khususnya kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.‎

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up