JawaPos Radar

Pengamat: Berterimakasihlah Kepada Ratna Sarumpaet

04/10/2018, 18:45 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Pengamat: Berterimakasihlah Kepada Ratna Sarumpaet
Ratna Sarumpaet (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Cerita hoaks soal pemukulan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Ratna Sarumpaet ditanggapi berbagai kalangan. Pengamat politik Sumatera Barat (Sumbar) Najmudin mengatakan, cerita Ratna Sarumpaet memang berdampak dahsyat.

Menurutnya, akibat pernyataan bohongnya tersebut banyak isu-isu politik lain yang justru lebih besar tersamarkan. Misalnya, program kerja Jokowi sesuai janji kampanye 2014 dan sebagainya.

"Berterimakasihlah pada Ratna Sarumpaet. Dia (Ratna) juga sudah meminta maaf kepada publik," kata Najmudin kepada JawaPos.com, Kamis (4/10).

Dosen Universitas Andalas (Unand) ini memandang, aksi hoaks Ratna Sarumpeat tentunya berdampak pada koalisi tim pemenangan Prabowo-Sandi. Namun, dirinya meyakini, dampak itu tidak signfikan, terutam di wilayah Sumbar.

"Yang jelas suhu politik meningkat. Perang sosmed tak terhindarkan. Sekarang kita tunggu sejauh mana konsultan politik masing-masing Capres mengolah isu ini," beber lulusan doktor Universitas Kebangsaan Malaysia itu.

Sebelumnya, Ratna dikabarkan dikeroyok OTK pada 21 September 2018 di Bandung, Jawa Barat. Saat itu Ratna Sarumpaet berada di bandara. Kemudian dia dimasukkan ke dalam mobil dan dikeroyok oleh orang yang tidak dikenal.

Setelah kabar itu heboh, Ratna Sarumpaet lalu mengakui bahwa dirinya tidak pernah mendapatkan penganiayan dari oknum. Luka lebam yang ia alami akibat menjalankan sedot lemak di bagian pipi kirinya.

"Kali ini saya pencipta hoaks terbaik ternyata menghebohkan semua negeri. Mari kita ambil pelajaran dan bangsa kita ini dalam keadaan tidak baik seperti ini," ujar Ratna dalam konfrensi pers di kediamannya Jalan Kampung Melayu Kecil, Jakarta, Rabu (3/10).

Ratna juga meminta maaf kepada capres yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Amien Rais. Karena dalam pertemuan itu dirinya berbohong seolah-olah luka yang ia dapat akibat adanya penganiaayan.

"Dengan sangat saya memohon maaf kepafa Pak Prabowo yang tulis membela saya. Membela kebohongan yang saya buat. Tapi saya berjanji akan memperbaiki dan memulihkan perjuangan kami yang sekarang ini terhenyak," katanya.

"Saya memohon maaf kepada Bapak Amien Rais yang juga mendengar kebohongan saya kemarin dan ikut jumpa pers," tambahnya.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up