JawaPos Radar

Antisipasi Bencana, EWS Longsor Dipasang di Bantul

04/10/2018, 19:10 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kepala BPBD Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto.
Kepala BPBD Kabupaten Bantul, Dwi Daryanto. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Untuk meningkatkan mitigasi kebencanaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) memasang alat Early Warning System (EWS) longsor. Sebanyak 3 alat peringatan dini itu dipasang di perbukitan daerah Kabupaten Bantul.

Kepala Pelaksana BPBD DIJ Biwara Yuswantana mengatakan, EWS itu untuk memberikan peringatan sebelum longsor terjadi. "Diharapkan agar bisa meminimalisir adanya korban," katanya, Kamis (4/10).

Sebanyak 3 EWS itu dipasang di daerah Dusun Lemahrubuh, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri. Kemudian di Dusun Tambalan, Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan. Serta di Dusun Bojong, Desa Wonolelo, Kecamatan Pleret. "Sekarang tinggal aktivasi saja, Minggu kemarin pemasangannya," katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Bantul Dwi Daryanto menambahkan, bencana longsor hampir setiap tahun terjadi di wilayahnya. Upaya mitigasi, selain memakai alat peringatan dini juga imbauan kewaspadaan. Terutama terhadap mereka yang tinggal di kawasan perbukitan.

"Untuk titik kerawanan, ada di beberapa desa. Seperti Mangunan dan Munthuk di Kecamatan Dlingo, Sriharjo, Selopamioro, Karang Tengah, Wukirsari, dan Girirejo di Kecamatan Immogiri. Kemudian Wonolelo di Kecamatan Pleret. dan di Desa Srimartani, dan Srimulyo," ucapnya.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up