JawaPos Radar

Sepekan Pascagempa, Begini Kondisi Terkini di Sulawesi Tengah

04/10/2018, 17:38 WIB | Editor: Imam Solehudin
ACT
Salah satu masjid di Palu, Sulawesi Tengah ambruk usai diguncang gempa Jumat kemarin. Data BNPB, total korban meninggal mencapai 1000 orang lebih. (ACT/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Korban meninggal dunia akibat gempa disertai tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah terus bertambah. Merujuk data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total korban tewas hingga Kamis (4/10) pukul 13.00 sebanyak 1.424 jiwa.

Jumlah itu berasal dari lima wilayah dengan rincian yang beragam. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, korban meninggal dunia terbanyak ditemukan di Kota Palu, yaitu mencapai 1.203 orang.

"Sisanya, 144 di Donggala, 64 di Sigi, 12 di Moutoung dan 1 orang di Pasang Kayu," ujar dia dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (4/10).

Mayoritas korban meninggal lantaran tertimpa reruntuhan bangunan saat gempa dan tsunami terjadi. Hingga saat ini, jenazah yang sudah dimakamkan berjumlah 1.407 orang.

"Sebagian korban sudah dimakamkan,” tuturnya.

Sementara itu, BNPB juga mencatat ribuan orang mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. "113 orang masih dinyatakan hilang," sebut dia.

Menurut dia, jumlah korban masih akan terus bertambah. Pasalnya, masih ada korban-korban yang sulit ditemukan dan kondisi jenazah yang sudah terpisah bagian-bagian tubuhnya.

"Prioritas pertama penanganan gempa dan tsunami di sana adalah melanjutkan evakuasi, pencarian dan pertolongan korban," pungkas Sutopo.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up