JawaPos Radar

Terdampak Pelemahan Rupiah, IHSG Ambruk 1,89 Persen ke Level 5.756,61

04/10/2018, 17:34 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Terdampak Pelemahan Rupiah, IHSG Ambruk 1,89 Persen ke Level 5.756,61
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia (DOK.DERY RIDWANSAH/JAWAPOS.COM)
Share this image

JawaPos.com - Pasar saham Indonesia kembali mengalami tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis (4/10) ini melorot tajam 111,11 poin (1,89 persen) ke level 5.756,61. Sementara Indeks LQ45 turun 20,96 poin atau 2,3 persen menjadi 904,34, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 13,83 poin atau 2,1 persen ke 636,46, dan indeks IDX30 turun 11,63 poin atau 2,3 persen ke 495,35.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, anjloknya IHSG hari ini terimbas pelemahan nilai mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat  (USD) yang masih sulit keluar dari zona merah.

“Penyebabnya masih sama, faktor utamanya pelemahan rupiah yang membuat para pelaku pasar mempunyai asumsi masing-masing. Jadi mereka memutuskan untuk keluar dulu sementara ini,” ujarnya saat dihubungi oleh JawaPos.com Kamis (4/10).

Terdampak Pelemahan Rupiah, IHSG Ambruk 1,89 Persen ke Level 5.756,61
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia, tepat penyelenggara perdagangan saham PT BEI berkantor (DOK. MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

Sepanjang perdagangan hari  ini, sebanyak 90 saham menguat, 305 saham melemah, dan 99 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp8,12 triliun dari 11,1 miliar lembar saham diperdagangkan.

Seluruh Sektor IHSG melemah dengan sektor industri dasar memimpin pelemahan hingga 3,5 persen dan sektor keuangan turun 2,4 persen.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) naik Rp40 atau 34,48 persen ke Rp156, saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) naik Rp25 atau 22,1 persen ke Rp138 dan saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) naik Rp52 atau 14,53 persen ke Rp410.

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp1.550 atau 9,69 persen ke Rp14.450, saham PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) turun Rp18 atau 7,14 persen ke Rp234, dan saham PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) turun Rp775 atau 5,83 persen ke Rp12.525.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up