JawaPos Radar

Polisi Kembali Tangkap 42 Orang Pelaku Penjarahan di Palu

04/10/2018, 17:34 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Polisi Kembali Tangkap 42 Orang Pelaku Penjarahan di Palu
Polres Palu kembali mengamankan 42 pelaku penjarahan pasca gempa dan tsunami. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Jumlah pelaku penjarahan di Palu, Sulawesi Tengah, terus bertambah. Setelah menangkap 45 pelaku, kini Polres Palu kembali mengamankan 42 orang pelaku pejarahan lagi. Kali ini mereka tertangkap karena menjarah di salah satu kompleks pergudangan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, ada lima gudang yang dijarah namun masih dalam satu kompleks pergudangan yakni di Jalan Moh Hatta, Palu. 

"42 orang tersangka diamankan dalam kasus pencurian dengan pemberatan sebagaimana Pasal 363 KUHP," ujar Dedi Prasetyo, Kamis (4/10).

Polisi Kembali Tangkap 42 Orang Pelaku Penjarahan di Palu
42 pelaku penjarahan di Palu diamankan petugas kepolisian. (Istimewa)

Dia merinci, di gudang pertama diamankan tiga orang tersangka yang merupakan warga Palu. "Diamankan barang bukti 1 unit mobil Avanza, 5 karung berisi biji kakao, 1 karung makanan-makanan ringan," ujar Dedi.

Sementara di gudang kedua, ada 11 warga berasal dari Kabupaten Sigi yang diamankan. Disita 1 unit truk, 1 buah karung makanan ringan, 60 dos lantai keramik, dan 250 atap seng. 

Pada lokasi ketiga, polisi menangkap 10 orang yang berasal dari Kabupaten Donggala. Berhasil diamankan 22 golong ban dalam sepeda motor, 34 botol oli mesin R2, 63 oli mesin merek federal, dan 2 buah tas berisi 6 unit handphone. 

Di lokasi keempat, 12 warga berasal dari Kabupaten Sigi ditangkap. Dengan barang bukti 3 bilah parang dan 1 unit truk. Di gudang terakhir, 6 orang tersangka ditangkap berasal dari Kabupaten Tolitoli. Polisi mengamankan 1 unit truk, 150 botol pupuk cair, 30 botol pestisida, dan 2 karung makanan-makanan ringan. 

"Jadi mereka ditangkap di gudang yang berbeda. Area pergudangan cukup luas terdiri dari banyak gudang dan menyimpan berbagai macam bahan," tutur Dedi saat dikonfirmasi lebih lanjut.

Mereka beraksi secara berkelompok. "Ya (berkelompok) sesuai dengan TKP kelompoknya," tukas Dedi. 

Sebelumnya, polisi juga menangkap 45 pelaku penjarahan. Artinya, total ada 87 orang yang diamankan karena mengambil barang di pertokoan dan pergudangan pascagempa dan tsunami di Kota Palu. 

(dna/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up