JawaPos Radar

Klaim BPJS Belum Cair, Gaji Ratusan Tenaga Honorer RSUD Pirngadi Macet

Rp 20 Miliar Belum Dibayarkan

04/10/2018, 17:30 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Tenaga Honorer
Massa tenaga honorer berunjukrasa di RSUD PIrngadi untuk menuntut gaji yang tertunggak selama lima bulan. (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Ratusan tenaga honorer di Rumah Sakit Umum Daerah Pirngadi Kota Medan meradang. Pasalnya gaji mereka ditunggak manajemen hingga lima bulan lamanya. 

Para pegawai honorer itu pun mendemo rumah sakit pelat merah tersebut, Kamis (4/10). Mereka menuntut agar rumah sakit segera melunasi tunggakan gaji. 

Massa yang berjumlah ratusan itu didominasi oleh perawat dan petugas kebersihan. Di tengah terpuruknya ekonomi mereka harus terbebani lagi dengan tunggakan gaji. "Kami gak gajian. Kami terancam kelaparan. anak kami juga harus bayar sekolah," celetuk seorang pendemo. 

Para honorer bingung. Kenapa gaji mereka tak kunjung dicairkan hingga lima bulan. Itu pun mereka tetap bekerja. 

Sementara itu Kasubbag Hukum dan Humas RSUD Pirngadi Edison Peranginangin meminta tenaga honorer untuk bersabar. Sebab, pihak rumah sakit saat ini masih menunggu pencairan klaim biaya pelayanan yang diajukan RSUD Pirngadi ke BPJS Kesehatan. Klaim dari bulan Mei sampai Juli 2018 itu angkanya lebih dari Rp 20 miliar.

"Pak direktur sudah berkomunikasi kepada pihak BPJS Kesehatan untuk pencairan klaim yang telah diajukan. Rumah sakit bukannya tak mau bayar. Besok gaji honorer dibayarkan, tapi gaji yang dibayarkan nantinya tidak semua," ujarnya.

Setelah berunjuk rasa di RSUD Pirngadi, para tenaga honorer ini kemudian bergerak ke Kantor Wali Kota Medan, Jalan Raden Saleh. Mereka membawa sejumlah poster berisi tuntutannya.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up