JawaPos Radar

KPU Bersihkan DPT dengan Posko GMHP

04/10/2018, 17:00 WIB | Editor: Budi Warsito
KPU Bersihkan DPT dengan Posko GMHP
Komisioner KPU Sumut saat peresmian Posko GMHP, di Kampus Universitas HKBP Nomensen, Jalan perintis Kemerdekaan, Kota Medan, Kamis (4/10). (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Guna menata ulang pemilih, Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU Sumut), melaunching Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP), Kamis (10/4). Posko pertama dibuka di Kampus Universitas HKBP Nomensen, Jalan perintis Kemerdekaan, Kota Medan.

Komisioner KPU Sumatera Utara Divisi Data dan Informasi, Herdensi Adnin menjelaskan, posko ini semakin memudahkan masyarakat untuk mngetahui apakah sudah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Terlebih jika ada kecurigaan kekeliruan data.

"Jika ada data ganda pasti bisa ketahuan. Dan akan langsung diperbaiki," kata Mantan Koordinator KontraS Sumut tersebut kepada JawaPos.com, Kamis (4/10).

Lebih jauh lagi, Posko GMHP ini dihadirkan untuk melaporkan anggota keluarga yang sudah meninggal, masuk TNI/Polri tetapi namanya masih ada di dalam DPT.

Selain itu, GMHP juga dilakukan untuk semakin memutakhirkan data terkait kekeliruan penulisan nomor KK, NIK, nama dan lainnya. "Ini sesuai masukan dariBawaslu dan Partai politik. Sehingga KPU RI menerbitkan surat edaran tentang pembentukan GMHP," katanya.

Khusus untuk pemilih pindahan, juga bisa mendatangi posko GMHP yang ada di masing-masing Kabupaten Kota. Syaratnya membawa formulir A5 dari Panitia Pemungutan Suara (PPS) daerah asalnya. Pun jika tidak bisa, pemilih bisa langsung mendatangi KPU setempat di berdomisili.

Untuk pendaftaran pemilih, sudah dibuka sejak akhir agustus hingga 3 Maret 2019 mendatang. KPU lanjutnya, terus memantapkan program pemutakhiran data pemilih. Karena, pada Pilkada Serentak 2018, KPU Sumut dan beberapa Kabupaten Kota sempat dipadati para pemilih pindahan.

Kebanyakan mereka tidak tahu bahwa harus mengurus pindah memilih. Sehingga saat itu, KPU dipadati masyarakat atau mahasiswa, satu hari jelang pemilihan.

"Kita mengantisipasi takutnya banyak mahasiswa yang dapat informasi terkait dengan pindah memilih," ujarnya.

Herdensi berharap dengan Posko GMHP, kekeliruan soal data pemilih bisa semakin berkurang. "Kita KPU punya komitmen membersihkan DPT dari kesalahan, supaya itu lebih bersih. Makanya kita juga berharap peran serta masyarakat agar pemilu kita semakin baik," tandas mantan aktivis HMI tersebut.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up