JawaPos Radar

Ratusan Guru Honorer Geruduk Gedung DPRD Sumsel

04/10/2018, 15:59 WIB | Editor: Dida Tenola
Ratusan Guru Honorer Geruduk Gedung DPRD Sumsel
Suasana aksi ratusan guru honorer di Gedung DPRD Sumsel, Kamis (4/10) (Alwi Alim/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com– Ratusan guru honorer di Sumsel mendatangi kantor DPRD Sumsel, Kamis (4/10). Mereka menyuarakan agar penerimaan CPNS K2, khususnya tenaga pengajar, tidak ada syarat pembatasan usia.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumsel Ahmad Zulinto mengatakan, unjuk rasa para tenaga pendidik honorer itu sebagai bentuk penolakan terhadap peraturan Menpan-RB nomor 36 dan 37.

Dalam aturan itu terdapat persyaratan pembatasan usia pada seleksi CPNS 2018. “Saat ini masalahnya banyak yang melewati batas usia tersebut,” katanya di Gedung DPRD Sumsel.

Dia mengaku, sejauh ini jumlah honorer K-2 yakni sebanyak 7.033 orang yang tervalidasi di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sebagian besar jumlah honorer tersebut sudah melewati batas umur.

Oleh sebab itu itu, pihaknya berharap agar pemerintah dan DPRD Sumsel mendukung dan menghapuskan syarat tersebut. “Sebagai PGRI, kami tentunya sudah bergerak agar persyaratan ini segera ada solusinya. Dengan adanya aksi ini kami beharap dapat menjadi pertimbangan oleh Presiden,” tambah Zulinto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel Widodo menuturkan, pihaknya mendukung penuh tuntutan para peserta aksi untuk membatalkan syarat pembatasan usia bagi honorer K2. “Mudah-mudahan ini direspon cepat sehingga dapat ditemukan solusi yang baik,” tutur Widodo

 

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up