JawaPos Radar

Sarankan Ratna Segera Visum, Fadli Siap Buka-bukaan Isi Handphone-nya

04/10/2018, 15:38 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Ratna Sarumpaet dan Fadli Zon
Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon dan Ratna Sarumpaet berofoto bersama sebelum drama kebohongan pengeroyokannya terbongkar. (istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon akhirnya angkat suara setelah kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet terungkap ke publik. Waketum DPP Gerindra itu pun ikut mengecam kebohongan yang dilakukan koleganya tersebut. 

Fadli menjelaskan, sejak awal bertemu Ratna, dirinya mengaku telah menyarankan koleganya itu untuk melakukan visum terhadap kasus penganiayaan tersebut. Termasuk juga capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang ikut menyarankan hal serupa. 

"Waktu itu saya menyarankan untuk segera melapor kepada pihak kepolisian kemudian visum. Pak Prabowo juga menyarankan (Ratna) untuk dilakukan visum. Setelah itu baru menyiapkan semuanya untuk dilaporkan semua pada kepolisian," kata Fadli di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (4/10).

Namun, kata Fadli, saat itu Ratna langsung dengan tegas menolak ajakan agar melakukan visum. Tak lama berselang, kasus ini pun langsung menyeruak di dalam sejumlah media massa. Saat itu, ia menjadi target untuk dimintai keterangan terkait masalah tersebut. 

"Saya dikonfirmasi setelah sidang paripurna Selasa kemarin. Saya menelepon Bu Ratna, 'gimana Bu Ratna ini ada pertanyaan-pertanyaan dari rekan media', Karena sejak awal, saya masih menyarankan untuk dilaporkan (polisi) dan visum. Itulah yang saya jelaskan, kami tidak tahu bahwa itu sebuah kebohongan," ungkapnya. 

Tak hanya itu, Fadli pun berani menantang berbagai pihak untuk membuka percakapan rekaman handphone-nya jika memang meragukannya berbohong. Dia bilang, sudah sedari awal dirinya telah mendesak Ratna untuk visum. 

"Waktu itu langsung kok, kalau ada penyadapan terhadap handphone saya lihat aja itu dari sadapannya. Dalam sadapan WhatsApp-nya jelas, sadapan suaranya jelas. Lihat aja," pungkasnya. 

Sebagaimana diketahui, Ratna Sarumpaet telah mengakui bahwa muka lebam di wajahnya bukan berasal dari tindak penganiayaan, melainkan efek samping dari sedot lemak di bagian pipi. Ibunda Atiqah Hasiholan itu juga telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka terkait insiden pernyataan hoax-nya.

(ce1/aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up