JawaPos Radar

Wali Kota Pasuruan Diduga Mainkan Proyek APBD 2018

04/10/2018, 14:48 WIB | Editor: Kuswandi
Febri Diansyah
Juru bicara KPK Febri Diansyah saat diwawancarai awak media (Intan Piliang/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Pasuruan, Jawa Timur. Usai melakukan operasi senyap tersebut, penyidik tengah melakukan pemeriksaan terhadap Wali Kota Pasuruan berinisial S.

"Kami konfirmasi ada kegiatan tim penindakan di daerah Jawa Timur, khususnya Pasuruan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (4/10).

Febri menuturkan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi yang diterima oleh penyidik KPK yang menerima informasi bahwa akan ada transaksi yang melibatkan penyelenggara negara dan pihak swasta.

"Setelah KPK lakukan kroscek di lapangan, diduga telah terjadi transaksi pemberian pada penyelenggara negara di Kota Pasuruan," ungkap Febri.

Saat ini penyidik KPK telah mengamankan enam orang untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif dengan meminjam tempat di Polres Pasuruan. "Sehingga diamankan sekitar 6 orang, sejumlah uang dan barang bukti perbankan," ucapnya.

Kendati demikian, sambung Febri, pihaknya belum bisa merinci berapa aliran uang suap yang masuk ke penyelenggara negara Kota Pasuruan.

"Jumlah uang sedang dihitung. Pemberian tersebut diindikasikan terkait dengan proyek yang dianggarkan tahun 2018 ini," jelasnya.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up