JawaPos Radar

Geruduk PMJ, FAMI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Ratna Sarumpaet

04/10/2018, 14:39 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Geruduk PMJ, FAMI Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Ratna Sarumpaet
Aksi demonstrasi di depan Polda Metro Jaya (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aksi Mahasiswa Indonesia (FAMI) menggelar aksi unjuk rasa untuk mendesak pihak kepolisian segera mengusut tuntas penyebar kabar bohong atau hoax terhadap penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet.

“Polisi harus mengusut tuntas kasus ini, seluruh penyebar hoax harus ditindak segera karena ini sudah jelas melanggar hukum,” ujar Kordianor Aksi FAMI, Mamad Hidayatullah, saat Aksi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (4/10).

Mamad mengatakan, tidak selesai hanya meminta maaf saja, namun jika pihak kepolisian menemui adanya pelanggaran hukum, maka pelaku harus segera di tangkap.

“Ini negara hukum, hukum harus ditegakkan, sudah jelas kok banyak yang sudah melapor ke Polda. Prabowo, Fadli Zon, Ratna dan yang lainnya kan sudah dilaporkan, nah kami minta pihak kepolisian segera memproses laporan-laporan tersebut,” ungkap Mamad.

Mamad mengatakan, sebagai mahasiswa dirinya berharap kepada pihak kepolisian agar bekerja profesional untuk meakukan proses hukum. Karena menurutnya jelas yang dilaporkan dalah satunya terkait ujaran kebencian (Hate Speech) UU Nomor 19 Tahun 2015 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik.

“Kami menilai, keduanya melanggar Pasal 28 Ayat 2, Pasal 14 ayat 1-2 dan pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP,” kata Mamad.

Dalam orasinya, FAMI menyebutkan bahwa oknum-oknum pelaku hoax dan penyebar hoax telah merusak nilai-nilai demokrasi di Indonesia. Oleh karena itu, lanjut Mamad, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak terbawa oleh arus hoax yang telah dimainkan secara terstruktur, sistematik dan penuh kebencian untuk menyudutkan sebuah golongan.

“Mereka penyebar hoax lupa yang namanya tabayyun, mereka menyebarkan kebebcian dan sangat terlihat dengan penuh muatan politik untuk tujuan-tujuan tertentu,” tutup Mamad.

(bin/wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up