JawaPos Radar

Dituding Memperkosa Model Cantik, Ronaldo Mengaku Tenang

04/10/2018, 16:05 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
ronaldo, ronaldo dituding memperkosa, juventus, mayorga,
Kathryn Mayorga, model cantik yang mengaku diperkosa oleh bintang sepak bola Christiano Ronaldo pada 2009 terinspirasi untuk berbicara melalui gerakan #MeToo (Spiegel)
Share this image

JawaPos.com - Kathryn Mayorga, model cantik yang mengaku diperkosa oleh bintang sepak bola Christiano Ronaldo pada 2009 terinspirasi untuk berbicara melalui gerakan #MeToo. Pengacaranya mengatakan hal ini dilakukan agar Mayorga lebih berani lagi untuk mengungkapkan kejahatan seksual.

"Gerakan MeToo adalah para wanita yang telah berdiri dan mengungkapkan kejahatan seksual terhadap dirinya, gerakan ini telah memberi Kathryn banyak keberanian," kata Leslie Stovall dilansir dari BBC Kamis (4/10).

Sementara itu, Ronaldo dengan tegas membantah menyerang Mayorga di sebuah hotel Las Vegas. Dia berbicara di depan pengacaranya memberikan konferensi pers pada hari Rabu, (3/10).

ronaldo, ronaldo dituding memperkosa, juventus, mayorga,
Ronaldo dan Mayorga saat bertemu (BBC)

Pemain depan Juventus tersebut mengatakan, dia tenang atas setiap dan semua penyelidikan, karena ia tak merasa melakukan kesalahan atas tuduhan itu. Mayorga tidak menghadiri konferensi pers. Pengacaranya Stovall mengatakan dia telah meninggalkan Las Vegas untuk menghindari media.

"Dia memutuskan untuk tidak menghadirkan dirinya untuk media dan tetap berada di luar publik karena keadaan emosionalnya," katanya kepada wartawan. "Itu tidak menyenangkan untuknya," tambahnya.

Dalam sebuah gugatan, Mayorga mengatakan, dia bertemu Ronaldo di Rain Nightclub di Palms Hotel and Casino. Sejak Ronaldo memperkosanya di penthouse suite-nya. Stovall mengatakan, kliennya menderita depresi berat dan hampir bunuh diri sejak serangan yang dituduhkan hampir satu dekade lalu.

Dia mengatakan seorang psikiater telah mendiagnosis Mayorga dengan gangguan stres pascatrauma. Stovall mengatakan, Ronaldo memiliki 20 hari untuk menanggapi gugatan. Tim hukumnya sedang mempertimbangkan merilis dokumen yang terkait dengan kasus, termasuk laporan polisi awal dan catatan medis.

Kepolisian Las Vegas mengonfirmasi pada awalnya mereka telah menyelidiki sebuah pengaduan pada Juni 2009, tetapi menambahkan mereka tidak mendapatkan tersangka dalam kasus tersebut. "Pada saat laporan itu diambil, korban tidak memberikan lokasi insiden atau keterangan tersangka kepada detektif," kata pernyataan polisi.

"Pada September 2018, kasus telah dibuka kembali dan detektif kami menindaklanjuti informasi yang diberikan," tambahnya.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up