JawaPos Radar

IDI Beri Penanganan Ortopedi Bagi 80 Persen Korban Tsunami Sulteng

04/10/2018, 14:15 WIB | Editor: Kuswandi
Korban Gempa Sulteng
Anggota TNI memapah salah satu korban gempa, saat dievakuasi ke Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, Palu (Sahrul Ramadan/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sekitar 80 persen korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah membutuhkan penanganan ortopedi. Hal itu berdasarkan laporan assesment dari Tim Aju Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang diturunkan Sabtu (29/9).

Sekjen Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, dr Adib Khumaidi, SpOT beserta sejumlah tim medis IDI yang tergabung di berbagai organisasi turun langsung menangani korban gempa dan tsunami. Mereka berangkat pada Rabu (3/10).

Menggunakan pesawat hercules C130 dari TNI AU yang berangkat dari Lanud TNI AU Makassar, tim PB IDI membawa bantuan perlengkapan untuk operasi ortopedi beserta obat-obatan yang dibutuhkan. 

Setiba di RS Undata Palu, tim PB IDI segera melakukan koordinasi gabungan dengan pemerintah dan NGO terkait alur pelayanan dan kondisi di lokasi bencana.

"Kami sudah menerima laporan tim Aju sehingga setiba disini (Palu), tim IDI dapat segera melakukan tindakan untuk meminimalkan risiko bagi para korban gempa dan tsunami," ujar dr Adib yang juga menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia, Kamis (4/10).

Saat ini, dengan bantuan banyak pihak, Mobile Clinic dan RSUD di Palu sudah siap digunakan beserta ketersediaan logistik obat-obatan. 

“PB IDI beserta Baznas akan membuat pos medis di bandara yang berfungsi untuk menscreening kondisi pasien yang meninggalkan atau kembali ke Palu,” katanya.

Sebelumnya, pada H+1 gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, IDI bersama dengan TNI menurunkan tim medis dengan membawa bantuan medis melalui berbagai jalur, yakni udara, darat melalui Mamuju, serta laut. Mereka juga mengerahkan RS Terapung, salah satunya KRI dr Soeharso saat ini telah berlabuh di Pelabuhan Palu.

“Sementara itu RS Terapung Ksatria Airlangga yang bertolak dari Kepulauan Alor dan Banda Neira dipastikan akan berlabuh hari ini di Donggala untuk menangani kondisi korban bencana di daerah tersebut,” jelas dia.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up