JawaPos Radar

Ratna Sarumpaet Bisa Jadi Tersangka? Begini Penjelasan Polisi

04/10/2018, 14:50 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Ratna Sarumpaet Bisa Jadi Tersangka? Begini Penjelasan Polisi
Aparat kepolisian saat melakukan konferensi pers terkait berita hoax pemukulan Ratna Sarumpaet (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Aktivis Ratna Sarumpaet telah mengakui kebohongannya terkait penganiayaan yang terjadi di Bandara Husein Sastranegara Bandung. Kendati demikian, polisi tidak menyurutkan langkah untuk memproses banyaknya laporan terkait kasus ini.

Lantas apakah Ratna bisa dijadikan tersangka karena telah membohongi publik bahkan calon presiden Prabowo Subianto? Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto belum bisa memastikannya.

Namun yang pasti penyidik tengah bekerja mengumpulkan informasi, keterangan, dan bukti. Dari situ baru bisa disimpulkan peran Ratna hingga sejumlah pihak yang dilaporkan atas kasus hoax penganiayaan ini.

Ratna Sarumpaet Bisa Jadi Tersangka? Begini Penjelasan Polisi
Ilustrasi cerita kebohongan Ratna Sarumpaet (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

"Saya sudah mendengarkan penyidik Polda Metro Jaya, mereka komitmen akan menuntaskan, segera mengumpulkan bahan-bahan keterangan akan membuat gambaran lebih jelas, sehingga peran orang per orang jelas," kata Setyo di Jakarta, Kamis (4/10).

Pihaknya kan meminta keterangan Ratna secara utuh. "Kita upayakan segera mungkin (dipanggil)," imbuhnya. Bahkan semua pihak yang terkait dengan kasus juga akan dimintai keterangan.

Tentang ancaman hukumannya terhadap kasus ini, menurut Setyo bisa menggunakan Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 tahun 1946. "Jabarannya kalau dia buat keonaran atau membuat kegaduhan dengan menyebarkan berita hoax, ancamannya 10 tahun. Atau kita bisa gunakan juga dengan Undang-Undang ITE kalau dia menyebarluaskan dengan teknologi," jelasnya.

Sejauh ini, Polda Metro Jaya sendiri sudah menerima 5 laporan terkait hoax penganiayaan Ratna. Sementara di Bareskrim Polri, dari pantauan JawaPos.com sudah ada empat kelompok masyarakat sejak kemarin hingga siang ini yang melapor.

(dna/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up