JawaPos Radar

Jurus Pengendalian Impor Dan Kurangi Pungutan Ekspor CPO

Perkuat Rupiah Lawan Serbuan Dolar

04/10/2018, 13:55 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Jurus Pengendalian Impor Dan Kurangi Pungutan Ekspor CPO
Solusinya adalah mengurangi pungutan ekspor untuk CPO (50 usd mentah dan 30 usd olahan) menjadi 20 usd per ton. (Beky Subechi/ Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Perdagangan nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) semakin terpuruk terus menjebol diatas level 15.000. Mengutip Yahoo Finance, saat ini Rupiah makin lemas di level 15.180.

Langkah pemerintah dalam meredam Rupiah agar tidak tenggelam lebih dalam seperti kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan hingga 5,75 persen, diiringi dengan kebijakan peningkatan ekspor yang terus menerus dicanangkan belum dapat memberi kekuatan bagi mata uang Garuda.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengatakan, langkah strategis lainnya yang dinilai mampu memberikan stimulus kepada kurs tanah air adalah menekan Current Acount Defisit (CAD) lewat pengendalian impor 10 barang terbesar lewat kenaikan bea masuk dan kebijakan anti dumping. 

“Berikan insentif yang lebih besar dan jaminan kurs preferensial kepada pengusaha agar segera konversi DHE nya ke Rupiah. Sekarang baru 13 persen yg dikonversi ke Rupiah. Sisanya dalam bentuk valas,” ujarnya kepada Jawapos.com, Kamis (4/10).

Selain itu, Bhima menambahkan, bisa juga dilakukan jalan pintas atau quick win. Tawaran solusinya adalah mengurangi pungutan ekspor untuk CPO (50 usd mentah dan 30 usd olahan) menjadi 20 usd per ton. 

“Minyak sawit penyumbang devisa non migas terbesar,” imbuhnya.

Menurutnya, adanya hambatan bea masuk ke India jadi persoalan yang buat kinerja ekspor CPO tidak optimal. Jika pungutan ekspor direlaksasi sementara daya dorong sawit diharapkan menekan defisit perdagangan dan kuatkan kurs Rupiah. 

“Nanti ketika sudah mulai stabil ekspornya pungutan ekspor CPO bisa dikenakan lagi,” tandasnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up