JawaPos Radar

Tol Malang-Pandaan Sedot Investasi Rp 5,9 Triliun

04/10/2018, 13:51 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Agus Purnomo
PEMAPARAN: Direktur Utama PT Jasa Marga Pandaan-Malang Agus Purnomo saat menjelaskan soal proyek Tol Mapan. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tol Malang-Pandaan (Mapan) sepanjang 38,488 kilometer rencananya difungsikan pada 2019 mendatang. Saat ini pengerjaannya mencapai 71 persen.

Total investasi untuk proyek tol yang sudah berjalan selama dua tahun itu mencapai Rp 5,9 triliun. Dana itu di luar biaya pembebasan tanah. Sementara untuk paket pengerjaan konstruksi mencapai Rp 3,7 triliun.

Sedangkan untuk biaya kebutuhan tanah mencapai Rp 3 triliun. Namun diperkirakan, biaya tanah berkembang. Pasalnya masih ada pembebasan lahan yang belum rampung.

Tol Malang-Pandaan (Mapan)
Penampakan proyek Tol Malang-Pandaan. (Tika Hapsari/JawaPos.com)

"Ada banyak biaya tambahan, tapi masih belum bisa kami sampaikan. Di lapangan itu segalanya terus berkembang dan bergerak. Nanti jika sudah final, baru kami hitung untuk jadi bahan laporan ke Badan Proyek Jalan Tol (BPJT)," tandas Direktur Utama PT Jasa Marga Pandaan-Malang Agus Purnomo saat memaparkan materi dalam Site Visit Proyek Jalan Tol Pandaan-Malang di Pasuruan, Kamis (4/10).

Tol yang dikerjakan PT Pembangunan Perumahan dengan pemegang saham terbesar PT Jasa Marga itu sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Namun pembangunannya baru terealisasi pada 2016.

Adapun latar belakang pembangunan tol untuk mempercepat akses dari Surabaya menuju Batu dan Malang. Sebab waktu tempuh yang dibutuhkan dari Surabaya menuju Malang atau sebaliknya jika hari libur cukup lama. Diperkirakan hingga enam jam karena lama terjebak macet.

Padahal di Malang Raya banyak sekali tempat wisata yang menjadi pilihan bagi warga luar kota. "Kalau tol ini sudah dioperasikan, waktu tempuh menjadi lebih singkat. Harapannya bisa meningkatkan perekonomian warga," kata Agus

Agus menjelaskan, ada lima interchange di Tol Mapan). Adalah Purwodadi (Pasuruan), Lawang, Singosari, Pakis dan Sawojajar di Kota Malang. "Kami juga ada total 200 struktur yang dibangun. Tujuannya apa, agar tol ini tidak mengganggu jalan desa atau jalan setempat. Juga tidak menghambat aktivitas warga," ulasnya.

JawaPos.com berkesempatan mengikuti rombongan Jasa Marga untuk visit di STA 15+500 Tol Mapan. Jika dilihat sekilas, ruas tol sudah siap untuk difungsikan akhir 2018 mendatang.

Beberapa ruas jalan sudah mendekati tahap finishing. Namun juga ada yang masih berupa pengerjaan tanah. Ini karena lahan yang dibebaskan belum 100 persen.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up