JawaPos Radar

Prabowo Masih Bisa Pulihkan Keadaan Liar Akibat Ulah Ratna Sarumpaet

04/10/2018, 14:00 WIB | Editor: Estu Suryowati
Prabowo Masih Bisa Pulihkan Keadaan Liar Akibat Ulah Ratna Sarumpaet
Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menjadi figur yang paling dirugikan dalam drama pengeroyokan yang dimainkan Ratna Sarumpaet. Tak ayal, kejadian ini diprediksi dapat menggerus elektabilitas pasangan yang akrab disapa PADI tersebut.

Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno mengamini, Prabowo-Sandi telah dirugikan dengan adanya kebohongan Ratna. Pasalnya ketika drama itu diputar, ibunda Atiqah Hasiholan itu menjadi bagian tim pemenangan Koalisi Indonesia Adil Makmur.

"Tentu saja sedikit banyak menggerus simpati dan elektabilitas Prabowo. Karena blunder Ratna tak berdiri tunggal. Tapi menyangkut keseluruhan isi tim pemenangan Prabowo. Secara alamiah dan politik, respect publik terhadap Prabowo pasti menurun," kata Adi saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (4/10).

Untungnya, kata Adi, Prabowo bersama tim pemenangannya langsung sigap mengatasi kelakuan mantan anak buahnya tersebut. Setidaknya klarifikasi yang dilakukan mantan Danjen Kopassus pada (3/10) malam itu dapat sedikit meredam isu liar tersebut.

"Tim Prabowo melakukan langkah taktis mengamputasi daya rusak blunder hoax itu. Ratna dipecat seketika tanpa kompromi," ucapnya.

Lebih lanjut, Adi menambahkan, saat ini pertarungan head to head antara paslon nomor urut 01 dan 02 masih belum 'game over'. Dia menilai masih ada waktu enam bulan lagi bagi Prabowo untuk memperbaiki keadaan yang telah merusaknya tersebut.

"Masih tersisa waktu enam bulan bagi Prabowo untuk memulihkan keadaan liar ini semua. Siapa tahu permintaan maaf Prabowo menjadi awal 'pintu maaf' publik untuk kembali melirik Prabowo. Jika tidak, langkah menang Prabowo makin terjal dan berliku. Pilpres akan jomplang," pungkasnya.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up