JawaPos Radar

Oplas, Ratna Pakai Rekening yang Sama Untuk Galang Bantuan Danau Toba?

04/10/2018, 13:27 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Oplas, Ratna Pakai Rekening yang Sama Untuk Galang Bantuan Danau Toba?
Ratna Sarumpaet saat menggelar konferensi pers terkait dirinya mengaku dianiaya, Rabu (3/10) (Mifathul Hayat/ Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Kepolisian tengah menyelidiki nomor rekening yang dipakai aktivis hak asasi manusia (HAM) Ratna Sarumpaet untuk membayar operasi plastik di RS Bina Estetika. Sebab, nomor tersebut diduga sama dengan rekening untuk penggalangan dana terkait bencana.

"Nah itu kan dalam proses penyidik menemukan beliau melakukan pembayaran di rumah sakit dengan menggunakan rekening itu," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Jakarta, Kamis (4/10).

Adapun penggalangan dana terkait musibah tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba. "Nah kalau rekan-rekan membuka di internet beliau menggunakan rekening itu untuk dana di Danau Toba," imbuhnya.

Oplas, Ratna Pakai Rekening yang Sama Untuk Galang Bantuan Danau Toba?
Ilustrasi cerita kebohongan Ratna Sarumpaet (Rofiah Drajat/ JawaPos.com)

Informasi itu didapatkan penyidik melalui media sosial. "Nah itu nanti rekan-rekan bisa lihat sendiri secara kebetulan saja penyidik mendapat keterangan itu dan pada saat kita ekspose sama dengan (rekening yang) digunakan beliau, di internet muncul," tutur Setyo.

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet membuat geger masyarakat dengan foto wajahnya yang penuh lebam. Hal ini pun memantik perhatian Wakil Ketua DPR Fadli Zon hingga Calon Presiden Prabowo Subianto.

Mereka berdua sampai menemui Ratna. Ibunda Atiqah Hasiholan itu lantas bercerita bahwa luka lebam diwajahnya akibat dipukuli orang di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 21 September malam.

Namun ternyata setelah ditelusuri pihak Kepolisian, terungkap fakta bahwa Ratna pada tanggal tersebut Ratna malah berada di RS Khusus Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta. Hal tersebut diperkuat dengan rekaman CCTV dan bukti transfer uang dengan total Rp 90 juta rupiah.

Dia menjalani perawatan bedah pelastik hingga 24 September 2018. Usai polisi mengekspos fakta-fakta itu, akhirnya Ratna menggelar konferensi pers kemarin sore dan mengakui bahwa dia telah berbohong dan sebagai pencipta hoax terbaik.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up