JawaPos Radar

PDIP Kaji Soal Usulan 3 Oktober Jadi Hari Antihoaks Nasional

04/10/2018, 12:40 WIB | Editor: Kuswandi
Hasto Kristiyanto
Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto saat diwawancara awak media beberapa waktu lalu (Ridwan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengusulkan supaya tanggal 3 Oktober sebagai 'Hari Anti Hoaks Nasional'. Hal ini setelah aktivis Ratna Sarumpaet mengaku kebohongan lebam di wajahnya bukan akibat penganiayaan, melainkan karena suntik lemak di pipi kirinya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengatakan, apa yang disampaikan oleh PPP karena adanya kekecewaan karena di tengah bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, malah ada yang menciptakan suatu kebohongan besar.

"Itu hal yang menunjukkan ekspresi kemuakan, kemarahan termasuk juga dari masyarakat yang bereaksi keras," ujar Hasto di Posko Rumah Cemara, Jakarta, Kamis (4/10).

"Jadi di tengah bencana muncul manipulasi kebohongan. Ini merupakan tindakan yang tidak bisa dibenarkan dalam cara apapun," tambahnya.

PDIP juga dikatakan Hasto bakal melakukan kajian terhadap usulan dari partai yang dinahkodai oleh Romahurmuziy terkait penetapan 'Hari Anti Hoaks Nasional' ini.

"Nanti kita kaji lebih dalam. Tetapi apapun itu adalah luka bagi kemanusiaan (karena Ratna Sarumpaet berbohong-Red)," katanya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi mengusulkan agar tanggal 3 Oktober sebagai Hari Anti Hoaks Nasional. Ini karena bertepatan saat Ratna Sarumpaet mengakui berbohong atas kabar penganiayaan yang menimpanya, .

Menurut dia kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet telah menggegerkan masyarakat Indonesia di tengah penanganan pascabencana di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Ironisnya, kebohongan Ratna Sarumpaet dianggap sebagai sebuah kebenaran oleh elit politik tanpa ditelusuri kebenarannya.Soal Usulan 3 Oktober Jadi Hari Anti Hoaks Nasional

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up