JawaPos Radar

Hacker Berhasil Bobol iPhone Terbaru, Kontak dan Foto Mudah Dicuri

04/10/2018, 12:15 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
iPhone dibobol, iPhone XS Max bobol, hacker bobol iPhone
iPhone XS Max. (IanMorris/Mirror)
Share this image

JawaPos.com – Apple belum lama ini merilis tiga varian iPhone terbarunya, yakni iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR. Ketiga iPhone itu menggunakan sistem operasi iOS 12 terbaru. Namun perangkat lunak yang dirilis beberapa bulan lalu itu dilaporkan memiliki celah keamanan.

Alih-alih mendapatkan peningkatan pengamanan dari smartphone yang dikenal paling safety itu, hacker justru menemukan cara mudah untuk menyintas masuk alias membobol kontak dan foto di iOS 12 yang berjalan di atas iPhone XS Max.

Mengutip laman Mirror, Kamis (4/10), Jose Rodriguez, seorang peneliti keamanan yang secara teratur memposting video YouTube tentang cacat telepon pintar, menemukan masalahnya. Dia dengan mudahnya menyintas masuk melewati sistem keamanan dan menemukan kontak dan foto pengguna iPhone dengan iOS 12 terbaru.

Youtube (iPhone dibobol, iPhone XS Max bobol, hacker bobol iPhone)

Dalam video yang menunjukkan kecacatan, dia menunjukkan cara mengakses foto dan kontak pada ponsel pintar Apple tanpa perlu memasukkan kode sandi. Metodenya dimulai dengan meminta Siri untuk mengaktifkan Voiceover.

Menggunakan smartphone kedua yang digunakan, dia kemudian memanggil handset iPhone XS Max yang akan dijadikan korban. Saat smartphone korban berdering, dia kemudian membuka menu pesan, sebelum mengirim teks dari smartphone kedua.

Layar putih kosong muncul, tetapi sulih suara Siri masih bisa bekerja. Dia kemudian dapat menavigasi menu yang mendasarinya, serta mengakses foto dan kontak smartphone korban dengan mudahnya.

Selain mudahnya hacker mengakali sistem keamanannya, iOS 12 juga menjadi perbincangan gara-gara fitur baru bernama Screen Time. Screen Time sendiri merupakan fitur yang mampu menunjukkan kepada pengguna, seberapa lama mereka menggunakan perangkat dalam sehari atau seminggu.

Screen Time juga bisa membaca kebiasaan pengguna saat memakai tiap aplikasi. Dengan begitu, pengguna bisa mengetahui aplikasi mana yang paling membuat candu serta memberikan batasan waktu penggunaan. Melalui fitur ini, user dapat membatasi penggunaan untuk satu aplikasi tertentu atau seluruh perangkat.

Dengan fitur tersebut, sang pembuat fitur, Apple, agaknya ingin mengurangi ketergantungan sekaligus memberi kontrol pemakaian kepada pengguna terhadap perangkatnya. Fitur inilah yang kemudian digunakan orang tua untuk membatasi penggunaan gadget Apple oleh anak-anaknya.

Namun, dengan maksud memberikan batasan, lagi-lagi kecurangan justru dapat dengan mudah dilakukan, bahkan oleh anak-anak. Menurut laman TechTimes, sejumlah pengguna anak-anak kedapatan dapat mengakali fitur ini. Informasi ini diketahui dari unggahan di Reddit beberapa waktu lalu.

Kecurangan yang kerap dilakukan anak-anak saat orang tua mereka melakukan pembatasan waktu untuk bermain game adalah menghapus game lalu memasangnya kembali. Cara ini dilakukan agar game tersebut dapat dimainkan kembali meski durasi memainkannya sudah mencapai batas.

Apple sendiri tidak tinggal diam dengan cara curang ini. Karenanya, begitu aplikasi atau gim yang sudah terpasang kembali akan dihitung waktu penggunaannya dalam satu hari. Akan tetapi, orang tua harus mengaktifkannya lewat menu pengaturan.

Kecurangan lain yang juga dilakukan anak-anak adalah saat mereka ingin menonton video di platform YouTube. Caranya adalah dengan mengirimkan tautannya ke iMessage di perangkatnya. Lewat cara demikian, meski aplikasi YouTube diblokir, dia masih dapat memutar video tersebut melalui aplikasi pesan milik Apple.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up