JawaPos Radar

ASN Pemkot Malang Dilarang Gunakan LPG 3 Kg

04/10/2018, 11:34 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Balai Kota Malang
Gedung Balai Kota Malang. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menindaklanjuti Surat Gubernur Jawa Timur (Jaitm) terkait larangan penggunaan tabung gas LPG ukuran 3 Kg bagi aparatur sipil negara (ASN). Larangan itu tertuang dalam Surat Gubernur Jatim Nomor 540/9176/022.1/2018.

Pemkot Malang kemudian menindaklanjutinya dengan menerbitkan Surat Wali Kota Malang Nomor 222/3008/35.73.122/2018 perihal penggunaan LPG tepat sasaran. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Malang.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, diterbitkannya surat tersebut tak sekadar untuk merespons kebijakan Pemprov Jatim. Tapi sekaligus sebagai upaya agar distribusi LPG 3 kg bisa tepat sasaran kepada masyarakat tidak mampu.

"Dengan terbitnya surat Wali Kota ini maka diimbau kepada ASN di lingkungan Pemkot Malang agar tidak menggunakan LPG 3 kg bersubsidi, dan beralih menggunakan LPG selain ukuran 3 kg," ujar Sutiaji, Kamis (4/10).

Setelah terbitnya surat tersebut, seluruh kepala OPD diwajibkan untuk melakukan sosialisasi kepada para ASN yang berada dalam naungannya secara bertahap. "Termasuk bagaimana Kepala OPD nanti harus memantau secara berkala terkait imbauan yang dimaksud," ucap Sutiaji.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up