JawaPos Radar

Dedi Mulyadi Doakan Ratna Sarumpaet Lebih Cantik Usai Operasi Plastik

04/10/2018, 11:17 WIB | Editor: Estu Suryowati
Dedi Mulyadi Doakan Ratna Sarumpaet Lebih Cantik Usai Operasi Plastik
Drama Ratna Sarumpaet dikeroyok oleh orang tidak dikenal tamat. Ternyata luka lebam di wajahnya akibat operasi plastik. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Drama pengeroyokan yang dimainkan Ratna Sarumpaet tamat sudah. Ibu dari aktris cantik Atiqah Hasiholan itu mengakui, luka lebam yang memenuhi mukanya bukan akibat tindak kekerasan, melainkan bekas operasi plastik.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat Jokowi-Ma'ruf Dedi Mulyadi pun menganggap masalah ini sudah clear. Pasalnya, sudah dipastikan tidak ada pengeroyokan. Rekaman CCTV yang beredar juga telah mempertegas bahwa Ratna melakukan operasi plastik di salah satu rumah sakit.

"Titik terang kontroversi soal hoax penganiayaan itu sudah ditemukan. Ada rekaman CCTV yang beredar juga kan. Jadi, clear itu," kata Dedi di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (3/10).

Dedi Mulyadi Doakan Ratna Sarumpaet Lebih Cantik Usai Operasi Plastik
Infografis hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

Setelah drama ini mantan Bupati Purwakarta dua periode itu lantas mendoakan yang terbaik untuk Ratna. Bahkan ia mendoakan, mertua Rio Dewanto itu bisa terlihat lebih cantik dari sebelumnya.

"Semoga Ibu Ratna Sarumpaet setelah bedah plastik bisa tampil cantik di depan publik," sambungnya.

Di sisi lain politikus Partai Golkar itu yakin, sosok Ratna memiliki keberanian melebihi kaum lelaki. Oleh karena itu, tidak sulit baginya untuk memberikan keterangan baik di hadapan polisi maupun publik terkait kabar bohong ini.

"Keberanian beliau untuk bersikap kritis itu bukan hanya di era Pak Jokowi. Kita harus melihat beliau dari sejak era Pak Harto dan Pak Habibie. Keberaniannya tidak hilang, malah lebih dari kaum lelaki," ujarnya.

Lebih lanjut, Dedi mengimbau semua pihak untuk tidak menggunakan konten hoax dalam rangka meraih simpati publik. Terlebih, beberapa daerah di Indonesia kini tengah dilanda bencana.

Dia berpendapat, alangkah baiknya perhatian publik ditujukan kepada masyarakat yang tengah kesusahan terdampak bencana. "Anak negeri kita di Sulawesi sedang dilanda bencana kok tega sih membuat drama? Kalau menurut saya sih lebih baik kita fokus saja," pungkasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up