JawaPos Radar

Indonesia-Polandia Jalin Kerja Sama Industri Perkapalan

03/10/2018, 21:50 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Indonesia Polandia, industri perkapalan
Penandatanganan Letter of Intent sebagai acuan bagi tindak lanjut penjajakan kerja sama di bidang industri perkapalan. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Tiga perusahaan Indonesia, yakni PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero), PT ASDP Indonesia Ferry, dan PT Melchor Tiara Pratama, menggelar pertemuan dengan PGZ Stocznia Wojenna sp. Z.o.o (Perusahaan Shipyard dan Kemaritiman Negara Polandia). Pertemuan berlangsung di Area Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Senin (2/10).

Pada pertemuan tersebut, mereka menjajaki kerja sama dalam bidang kemaritiman dan pengembangan industri perkapalan. Dalam pertemuan ini juga dihadiri perwakilan kedutaan besar Polandia di Indonesia.

Dalam keterangan tertulisnya, PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) dan PT ASDP menyebut bahwa sinergi antar-BUMN ini guna mengoptimalkan seluruh potensi perusahaan dalam pelaksanaan kerja sama dengan berbagai pihak.

Indonesia Polandia, industri perkapalan
Kerja sama Indonesia dengan Polandia di bidang industri perkapalan. (Istimewa)

Direktur Keuangan PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) Dian Aventi yang hadir pada pertemuan ini menyambut baik adanya kerja sama antara para pihak, khususnya dengan Perusahaan Kapal milik Polandia.

Dia berharap dari kerja sama ini akan ada hal-hal yang menguntungkan di antara para pihak serta bagi PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) sendiri. "Kerja sama ini juga dapat menjadi 'pintu masuk' bagi pangsa pasar domestik dan regional serta adanya investasi yang datang dari investor asing," katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/10).

Di pengujung acara dilakukan penandatanganan Letter of Intent oleh PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari (Persero) yang diwakili Direktur Keuangan Dian Aventi dan PT ASDP Indonesia Ferry diwakili Direktur Komersil M Yusuf Hadi. Letter of Intent tersebut sebagai acuan bagi tindak lanjut penjajakan kerja sama di bidang industri perkapalan.

(fab/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up