JawaPos Radar

Ridwan Kamil Ajak Warganya #Hantamhoax

04/10/2018, 06:10 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Ridwan Kamil Ajak Warganya #Hantamhoax
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak warganya untuk #Hantamhoax. (Siti Fatonah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut menyoroti adanya berita hoax yang direkayasa aktivis hak asasi manusia (HAM) Ratna Sarumpaet. Menurutnya berita-berita hoax itu harus lebih diwaspadai oleh bangsa Indonesia.

"Hari ini (kemarin) kita mendapatkan pelajaran bahwa bangsa ini harus lebih waspada, lebih sabar terhadap isu-isu yang menyesakkan dada kita. Tapi tentulah harus dengan tabayyun, harus dengan informasi-informasi yang akurat," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate Bandung, Rabu (3/10).

Perihal kasus berita hoax yang direkayasa Ratna Sarumpaet, kata Kang Emil sapaanya, tentu sangat disesali. Selain sudah viral di media sosial juga mencantumkan Kota Bandung sebagai lokasi rekayasa kejadian pemukulan yang terjadi pada 21 September lalu.

"Kita sesali dan mudah-mudahan jadi hikmah dan masyarakat tidak mencontoh dalam segala dimensi," ucap Kang Emil.

Atas kejadian tersebut, Ratna Sarumpaet diminta untuk meminta maaf kepada publik, terkhusus Bandung dan Cimahi Jawa Barat yang dicantumkan sebagai lokasi rekayasa cerita.

Kang Emil pun mengunggah satu quote penting untuk semua masyarakat Indonesia, lewat akun instagramnya @ridwankamil. "Dulu, musuh kita adalah kebodohan karena penjajahan fisik.
Sekarang, musuh kita adalah kebodohan karena hoax digital," dalam unggahannya.

Selain itu, Kang Emil pun menambahkan kalimat ajakan untuk memerangi berita hoax dalam keterangan fotonya.

"Mari #Hantamhoax secara lahir dan batin. Berat amanat UU 1945 Mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu tugas bersama. Kita mulai dari media sosial ini. Yuk!," tulisnya.

Sebelumnya, polemik mengenai benar tidaknya Ratna Sarumpaet dianaya berakhir, Rabu (3/9). Setelah bungkam sejak dugaan penganiayaan itu mencuat Selasa (2/9), sore tadi Ratna akhirnya buka bicara. Secara mengejutkan, Ratna mengakui tidak ada penganiayaan terhadap dirinya. Dia meminta maaf telah membuat hoax.

Dalam konferensi pers yang digelar rumahnya kawasan Kampung Melayu Kecil, Ratna Sarumpaet mengatakan lebam wajahnya bukan akibat penganiayaan.

Tetapi, karena melakukan sedot lemak di bagian pipi kiri di Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika. Klop seperti yang diungkap polisi.

Dalam konfrensi pers selama 13 menitan itu, Ratna menyampaikan permohonan maafnya sambil menahan tangis yang keluar dari matanya. Dia meminta maaf sebesar-besarnya kepada semua pihak kecewa akibat hoax yang dia ciptakan.

Terutama, pada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up