JawaPos Radar

25 Titik Pengungsian di Sulteng Segera Dilengkapi Air Bersih

03/10/2018, 19:44 WIB | Editor: Kuswandi
Korban Gempa Sulteng
Korban gempa bumi di Sulteng, sebelum dievakuasi oleh petugas (Sahrul Ramadan/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan penyediaan air bersih di 25 titik pengungsian sekitar Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Untuk pemetaannya, akan menyesuaikan arahan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Direncana tahap awal kita 25 titik. Semuanya di daerah terdampak, ada kabupaten Sigi, Donggala. Kita bekerja sama dengan BNPB, kalau enggak, susah milihnya atau nanti rebutan,” ujar Kepala Badan Geologi KemenESDM Rudy Suhendar saat ditemui di kantornya, Rabu (3/10).

Dia memastikan, proses itu sudah dilakukan sejak Sabtu (29/8) atau sehari pascagempa dan tsunami yang membuat wilayah tersebut porak poranda. Air bersih akan dialirkan di setiap pengungsian dan rumah sakit. Sayangnya, mereka terkendala tenaga pekerja dan material.

“Mencari pekerjaannya di sana sulit, kemarin sudah bergerak dari Mamuju diharapkan tanggal 3 ini sudah mulai melakukan pengeboran di tempat-tempat pengungsian. Kemudian juga sekarang juga ada dua tim, membawa alat langsung dari Bandung hari ini berangkat ke Palu,” terangnya.

Rudy mengaku tidak menargetkan kapan pekerjaan itu harus rampung. Tetapi, dia berharap warga sudah bisa menikmati air bersih sebelum akhir bulan.

“Ya saya minta ke teman-teman jangan sampai satu bulan. Paling enggak, di awal ini 25 (titik), enggak sampai sebulan. Lebih cepat lagi lah,” kata dia.

Sebagai solusi sementara, sumur-sumur eksisting yang dibangun pada tahun ini masih bisa digunakan para pengungsi. Meskipun jumlahnya terbatas.

“Kita punya sumur di sana ada empat, lagi dicek yang bisa. Sumur-sumur yang dibangun 2018. Seperti di Lombok kemarin, hari kedua itu sudah pakai sumur-sumur kita yang dibangun 2018 sebelum kejadian, kebetulan kita membangun di sana itu bisa dipakai,” tutur Rudy.

 

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up