JawaPos Radar

Pengiriman 1,3 Ton Rendang Menuju Palu Terkendala Transportasi

03/10/2018, 19:40 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Pengiriman 1,3 Ton Rendang Menuju Palu Terkendala Transportasi
Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat mengecek bantuan rendang yang telah dihimpun BPBD Sumbar, Rabu (3/10). (Riki Chandra/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus menghimpun bantuan rendang untuk korban bencana gempa dan tsunami yang menghantam Donggala, Palu dan sejumlah daerah lain di Provinsi Sulawesi Selatan. Sampai hari ini, lebih dari 1,3 ton rendang berhasil dikumpulkan Pemprov Sumbar di Sekretariat BPBD Sumbar.

Selain itu, Pemprov juga telah menyediakan donasi uang sebesar Rp1 miliar. Masing-masing, Rp500 juta dari Pemprov dan Rp500 lagi bersumber dari BAZNAS Sumbar.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, rendang tersebut sudah bisa dikirim hari ini (3/10). Pihaknya berharap segera bisa diterbangkan ke Sulawesi Tengah. Namun, sampai kini masih terkendala soal transportasi menuju lokasi bencana.

"Kita upayakan pengiriman cepat. Apakah nanti dari Jakarta atau langsung ke Poso. Sebab, hingga kini informasinya belum ada maskapai penerbangan yang mau membawa rendang ke Palu," kata Nasrul Abit saat meninjau bantuan rendang ke Sekretariat BPBD Sumbar, Rabu (3/10).

Meski begitu, pihaknya akan terus mempercepat pengiriman rendang dalam pekan ini. "Nanti beberapa orang dari BPBD ikut ke sana (Palu) untuk memastikan donasi dari Sumbar betul-betul sampai ke tangan masyarakat. Saya nanti juga akan ke sana," katanya.

Nasrul juga menjelaskan, pemilihan rendang untuk bantuan korban didasari karena makanan khas Ranah Minang ini bertahan bahkan lebih satu bulan. Sehingga, tersendat pun pengirimannya tetap bisa bertahan untuk dapat disantap.

"Kita harap bantuan terus mengalir untuk saudara kita di Palu dan sekitarnya," kata Nasrul.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur mengatakan, pihaknya masih menerima jika ada bantuan Randang dari masyarakat hingga pesawat pengiriman tersedia.

"Besok ke Jakarta. Tapi kemungkinan kesulitan pesawat dari Jakarta ke Palunya," kata Rumainur.

Menurut Rumainur, pihaknya belum mendapatkan slop pesawat Hercules. Sebab, barang yang di instruksikan presiden diprioritaskan dan itu pun sudah menumpuk.

"Kemungkinan pengiriman dua kali penerbangan, sebab ada selimut dan pakaian. Tapi diprioritaskan untuk pengiriman rendang dulu," katanya.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up