JawaPos Radar

Jadi Cawapres, Kiai Ma'ruf Fikirkan 100 Tahun Kedua NU

03/10/2018, 19:33 WIB | Editor: Kuswandi
Maruf Amin
KH Ma'ruf Amin saat menggelar konferensi pers beberapa waktu lalu (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Meski telah melepas jabatannya sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ma'ruf Amin masih menaruh perhatian besar pada ormas Islam tersebut. Dia masih memikirkan untuk terus menguatkan landasan 100 tahun NU kedua.

Hal itu diucapkan Ma'ruf di depan 1.500 kiai kampung se-Jabar, dalam acara doa untuk Sulawesi Tengah dan Halaqah Kebangsaan Syuriyah NU dan Kiai Lembur II-III Jawa Barat, yang diprakarsai Pengurus Besar Majlis Dzikir Hummul Whaton (PB MDHW), di Pesantren Al Muhajirin, Sukatani, Purwakarta, Rabu (3/10).

Dalam sambutannya, Ma'ruf mengatakan bahwa ia mau menjadi cawapres Jokowi karena sebuah panggilan untuk pengabdian yang lebih luas. Sebagai kader NU, Ma'ruf juga ingin memperkuat landasan 100 tahun kedua Nahdlatul Ulama (NU).

"Saya menjadi cawapres ini ibarat menanam pohon, nanti yang memetik adalah generasi setelah saya. Sebagai kader NU, saya ingin memperkuat landasan 100 tahun kedua NU," kata Ma'ruf di lokasi.

Senada dengan itu, Sekjen PB MDHW, Hery Haryanto Azumi mengaku mendukung penuh gagasan Ma'ruf terkait itu. Menurutnya 100 tahun kedua NU harus disambut dengan optimisme.

"Kita sebagai kader NU memang sudah seharusnya mempersiapkan 100 tahun kedua NU. Apa yang disampaikan Abah Kiai Ma'ruf harus disambut baik. 100 tahun kedua NU harus menjadi kegelisahan seluruh kader NU," sambung Hery.

Sebelumnya, sebanyak 1.500 kiai kampung Jawa Barat memastikan memberikan dukungan kepada pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Mereka menilai jika pasangan nomor urut 01, merupakan yang paling ideal memimpin negeri.

“Kami dari MDWH mengajak para kiai kampung untuk mendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Para kiai kampung itu penyambung lidah umat, punya kepemimpinan yang mengakar, dan langusung bersentuhan dengan umat,” tandas Hery.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up