JawaPos Radar

Derby Jogja Jadi Sorotan Polda

03/10/2018, 19:45 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Derby Jogja
ILUSTRASI: Derby Jogja mempertemukan PSS Sleman menjamu PSIM Jogjakarta pada Rabu (10/10) nanti menjadi perhatian Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). (Angger Bondan/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Derby Jogja mempertemukan PSS Sleman menjamu PSIM Jogjakarta pada Rabu (10/10) nanti menjadi perhatian Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Pihak kepolisian meminta seluruh elemen yang terlibat untuk menjaga komitmennya nanti.

"Para pihak nanti akan kami pertemukan, termasuk Panpel (Panitia Pelaksana Pertandingan). Kami minta komitmennya seluruh pihak," kata Kabid Humas Polda DIJ, AKBP Yulianto, Rabu (3/10).

Sampai kini belum ada kepastian berapa jumlah personel yang akan disiagakan. Menyesuaikan seberapa besar ancamannya timbul peristiwa yang tak diinginkan. "Intinya kami siap. Kalau jumlah personel kan tergantung seberapa besar ancamannya. Sekarang baru dianalisa dan setiap harinya kan berubah," ujarnya.

Derby Jogja yang mempertemukan PSS dengan PSIM selama ini memang tersaji dengan tensi tinggi. Tak hanya di atas lapangan hijau saja, namun juga diikuti suporter dari masing-masing tim. Pada putaran pertama lalu saat kedua tim bertemu di Stadion Sultan Agung Bantul, juga timbul beberapa kali insiden bentrokan.

Bahkan setelah selesai pertandingan diketahui seorang penonton dalam laga itu meninggal. Usai dikeroyok di luar stadion.

Seto Nurdiyantara, Pelatih Kepala PSS mengatakan, derby Jogja tetap akan spesial bagi kedua tim. Meski untuk skuadnya telah mencapai target awal, yaitu mendapatkan 1 tiket ke babak 8 besar. Serta, PSIM sendiri juga telah mendapatkan ambisinya yaitu tetap bertahan di kasta kedua Liga Indonesia Baru musim selanjutnya. "Setiap pertandingan kandang, kami ingin menang," ucapnya.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up