JawaPos Radar

Mengenal Donna Strickland, Perempuan Ketiga Peraih Nobel Fisika

04/10/2018, 06:35 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
nobel, nobel fisika, fisika,
Donna Strickland menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mempelajari dan mengajar fisika. Ia menggambarkan penelitiannya sebagai hal yang fun (University of Waterloo)
Share this image

Jawapos.com - Donna Strickland menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mempelajari dan mengajar fisika. Ia  menggambarkan penelitiannya sebagai hal yang fun. Sekarang dia menjadi satu dari tiga perempuan yang pernah memenangkan hadiah Nobel untuk fisika. Strickland bersama dengan Arthur Ashkin dari AS dan Gérard Mourou dari Perancis dianugerahi Nobel pada Selasa, (2/10), untuk penemuan inovatif di bidang fisika laser.

Seperti diberitakan oleh BBC pada Rabu, (3/10), ilmuwan ini lahir pada tahun 1959 di Guelph, Ontario, Kanada. Dia melanjutkan pendidikannya di bidang fisika pada tahun 1981, lulus dari Universitas McMaster.

Lalu Strickland belajar konsentrasi optik di University of Rochester,  New York, mengerjakan PhD-nya di bawah pimpinan Dr Mourou. Di situlah, di University of Rochester, mereka mulai meneliti mengenai Chirped Pulse Amplification, sebuah metode menghasilkan intensitas tinggi, ultra pendek pulsa optik. Penemuan itu memiliki berbagai aplikasi, termasuk operasi mata korektif.

Dia telah mengajar di University of Waterloo, Ontario, Kanada, sejak 1997, di mana dia mengawasi laboratorium laser ultrafast dan bekerja dengan tim mahasiswa sarjana dan pascasarjana. "Bagian paling menyenangkan dari hari saya adalah ketika saya bisa bermain dengan laser saya," katanya kepada The Record pada 2010.

Dia juga mengatakan, dia ingin membuat anak muda belajar fisika dengan melawan persepsi bahwa sains itu aneh. Hal yang membuatnya memilih menggunakan istilah itu sebagai "laser jock" daripada "laser geek".

Pada tahun 1999, dia menerima penghargaan Excellence Riset Ontario Premier. Pada tahun 2000 dia adalah penerima Penghargaan Cottrell Scholars, yang mengakui para sarjana untuk penelitian dan kepemimpinan akademis mereka.

Pada tahun 2008, ia dinamai seorang fellow dari Optical Society of America untuk pekerjaan pionirnya di bidang laser dan ilmu optik ultra cepat

(ina/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up