JawaPos Radar

Kiai Ma'ruf Klaim Hanya di Era Jokowi, Majelis Zikir Masuk Istana

03/10/2018, 15:28 WIB | Editor: Kuswandi
Maruf Amin
KH. Maruf Amin saat menggelar konferensi pers beberapa waktu lalu (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Ma'ruf Amin kembali mengungkap sisi lain Joko Widodo (Jokowi). Selama ini dikatakannya banyak tudingan salah yang dialamatkan kepada presiden, termasuk anggapan jika dia tidak dekat dengan kaum ulama.

Ma'ruf mengklaim bahwa hanya di era pemerintahan Jokowi sebuah majelis zikir bisa masuk Istana Negara. Menurutnya, hal itu terjadi setelah puluhan tahun hal itu tidak ada.

"Tadi disebutkan zikir bisa masuk Istana selama 70 tahun. Tapi setelah Pak Jokowi jadi presiden, majelis zikir membawa zikir ke Istana," ujar Ma'ruf saat membuka halaqoh Majelis Dzikir Hubbul Whaton (MDHW) di Pondok Pesantren Al Muhajirin, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (3/10).

Lebih lanjut Ma'ruf menerangkan bahwa zikir di istana akan menjadi tradisi tahunan. Hal itu lantas mempertegas kecintaan Jokowi kepada kelompok ulama.

"Beliau mengatakan ini akan jadi tradisi. Tiap 1 Agustus akan diadakan zikir di Istana. Alhamdulillah," jelasnya.

Selain itu kedekatan Jokowi dengan ulama juga ditunjukkan dengan hal lain. Yakni setiap dia menetapkan setiap 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

"Kita bersyukur Pak Jokowi tidak hanya membawa zikir ke istana, yang menetapkan Hari Santri juga beliau," tandasnya.

(ce1/sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up