JawaPos Radar

Pemkot Padang Warning CPNS untuk Tidak Percaya Calo

03/10/2018, 14:45 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Pemkot Padang Warning CPNS untuk Tidak Percaya Calo
Ilustrasi, Peserta CPNS diingatkan untuk tidak percaya terhadap calo (Dok JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Animo masyarakat untuk mengikuti proses seleksi CPNS 2018 sangat tinggi. Bahkan, memasuki hari ke enam, Selasa (2/10), sejak dibukannya pendaftaran online, BKN merilis jumlah pelamar yang sudah memilih instansi mencapai 284.740 orang.

Sedangkan pelamar yang sudah diverivikasi instansi terkait mencapai 58.626 orang. Melihat tingginya antusias masyarakat, Kepala BKPSDM Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Habibul Fuadi mengingatkan, agar seluruh pelamar CPNS Kota Padang tidak tergiyur iming-iming bantuan lulus dari oknum tak bertanggungjawab.

Pasalnya, proses rekrutmen CPNS murni diukur dari kemampuan akademik masing-masing. Sehingga tidak ada peluang tolong-menolong lewat 'orang dalam' untuk bisa lolos menjadi pegawai.

Apalagi, terang Habibul, proses seleksi dilakukan serentak dan terintegrasi digital. Bahkan, usai menjawab ujian, para pelamar bisa melihat hasil nilainya masing-masing.

"Ikuti saja proses seleksi dan siapkan diri. Tidak ada istilah calo dan segala macam. Seleksi CPNS murni hasil ujian," tegas Kepala BKPSDM Kota Padang, Habibul Fuadi pada JawaPos.com, Rabu (3/10).

Untuk Kota Padang, terang Habibul, kursi CPNS 2018 disediakan sebanyak 558 formasi. Formasi tersebut menyebar dari kebutuhan tenaga pendidik (guru), tenaga kesehatan, teknis dan sebagainya.

Disamping itu, Habibul mengaku belum mengetahui data jumlah pelamar CPNS Kota Padang. Namun, ia memperkirakan jumlah pelamar mencapai ribuan orang. "Belum. Pengumuman pendaftar itu kan terpusat. Kami juga akan mengecek lewat akun resmi BKN nanti," pungkasnya.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up