JawaPos Radar

Fakta Pengeroyokan Ratna Sarumpaet, Polisi Tak Temukan Saksi Mata

03/10/2018, 13:59 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Fakta Pengeroyokan Ratna Sarumpaet, Polisi Tak Temukan Saksi Mata
Jajaran Kepolisian gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya memberikan keterangan pers soal kebenaran kasus pengeroyokan yang dialami Ratna Sarumpaet, Rabu (3/10). (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kabar beredarnya Ratna Sarumpaet dikeroyok oleh sejumlah orang di Bandara Husein Bandung pada 21 September malam. Kepolisian menemukan fakta-fakta hasil penyelidikan atas isu tersebut. Hasilnya, pihak kepolisian tidak menemukan satu saksi mata pun yang melihat langsung peristiwa pengeroyokan itu.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta menyampaikan, setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Bareskrim Polri. Selain itu juga sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan.

Informasi yang berkembang, Ratna Sarumpaet mengalami pegeroyokan di Bandara Husein pada 21 September malam. Peristiwa terjadi usai menghadiri acara konferensi internasional bersama temannya dari Srilangka dan Malaysia.

Fakta Pengeroyokan Ratna Sarumpaet, Polisi Tak Temukan Saksi Mata
Infografis kasus Ratna Sarumpaet. (Rofiah Darajat/JawaPos.com)

"Dari hasil penyelidikan kepolisian dari beberapa orang saksi yang berada di lokasi kejadian, belum ditemukan seorang pun sebagai saksi yang melihat dan mendengar langsung kejadian Ratna Sarampaet dianiaya di sekitar bandara," ujarnya saat konferensi pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Rabu (3/10).

Selanjutnya polisi pun bergerak melakukan pengecekan di beberapa tempat di Bandara Husein Bandung, termasuk porter di lokasi. Sementara hasilnya tidak ada satu pun yang melihat kejadian tersebut.

Disamping itu, Nico lanjut menjelaskan, pihak kepolisian sudah mengecek 22 rumah sakit di Bandung. Hal itu untuk menastikan apakah yang bersangkutan mendapat layanan medis terkait luka lebam wajah yang dialami. Hasilnya, tidak ada satu rumah sakit pun yang melayani pengobatan medis Ratna akibat pengeroyokan.

Hingga berita tersebut beredar di media sosial bahwa ada beberapa informasi yang masih simpang siur. Sebelum dikeroyok Ratna hendak mengikuti acara di kegatan internasional di Bandung. Setelah dicek kebenarannya melalui Polda Jabaar, pada tanggal tersebut tidak ada kegiatan internasional.

Biasanya, jika ada kegiatan internasional, polisi pun akan melakukan pengamanan. Akan tetapi, Saat dicek pada tanggal 21 September tidak ada kegiatan internasional di Bandung.

"Karena kami berempati ada informasi Ibu Ratna dikeroyok, alangkah teganya ada orang yang mengeroyok, kami segera melakukan penyelidikan. Dan kami ingin mendapat info dari temannya yang orang Srilangka dan Malaysia itu. Tapi kami belum dapat info juga," kata dia.

(wiw/JPC)

Alur Cerita Berita

Polisi Bakal Periksa Ratna Sarumpaet 03/10/2018, 13:59 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up