JawaPos Radar

Liga 1 2018

Grafik Permainan PSIS Terus Meningkat, Jafri Sastra Penyebabnya

03/10/2018, 13:44 WIB | Editor: Agus Dwi W
psis semarang
Sentuhan Jafri Sastra mulai dirasakan memberi pengaruh positif bagi permainan PSIS Semarang. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sejumlah perubahan positif dirasakan PSIS Semarang sejak ditangani Jafri Sastra. Indikasinya cukup jelas. Saat Jafri Sastra bergabung pada pekan ke-20, posisi PSIS masih tertahan di peringkat 16, alias berada di zona degradasi. Empat pekan kemudian, PSIS mampu dibawanya lepas dari zona merah.

Tugas berat langsung diemban Jafri Sastra saat didapuk menjadi pelatih kepala tim Mahesa Jenar. Eks pelatih Mitra Kukar ini harus mampu membawa PSIS lepas dari zona degradasi.

Ujian pertama bagi Jafri pun kurang impresif. PSIS kalah dalan uji coba melawan klub Liga 2 PSS Sleman (26/8). Tim Mahesa Jenar itu kalah dua gol tanpa balas. Namun, hasil itu memberi gambaran Jafri untuk mulai membenahi tim.

“Setelah hasil itu, hampir semua aspek harus saya benahi. Terutama tiga hal penting. Pertama membangun fisik pemain, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperbaiki taktik bermain tim. Ketiga hal itu tidak bisa dipisahkan,” ujar pelatih berusia 53 tahun itu.

Hasilnya memang cukup memuaskan. Selama tiga pertandingan bulan September, PSIS memperoleh dua kali menang dan sekali kalah. Pada debutnya, Jafri membawa PSIS unggul pada laga tandang pertama melawan PSMS Medan 3-2 (12/9). Setelah itu mereka kalah tipis 0-1 dari Persija (18/9). Kemudian PSIS berhasil menaklukkan Perseru 4-2 (23/9).

Selama September, PSIS mencetak enam gol dan lima kali kebobolan. Posisi PSIS pun terkerek ke peringkat 15 klasemen sementara Liga 1 2018.

“Yang paling penting bisa membuat tim bekerja keras. Kami harus punya keyakinan agar bisa keluar dari zona degradasi. Sekarang posisi tim juga belum aman. Kami masih harus menang, menang, dan menang,” imbuhnya.

Salah satu pemain PSIS, Bayu Nugroho menilai sosok Jafri memang pelatih yang cocok bagi PSIS. Pemain bernomor punggung 92 itu mengatakan ada perubahan yang dirasakan sejak ditangani oleh Jafri.

“Saya pribadi merasa lebih pede setelah coach Jafri datang. Secara perlahan permainan saya mulai membaik,” kata Bayu. 

(gil/gus)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up