JawaPos Radar

Diduga Punya 8 KTP, Kuasa Hukum SHS: Itu Bohong

03/10/2018, 13:25 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
KTP
ILUSTRASI: KTP. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Seorang perempuan berinisial SHS diduga memiliki 8 KTP yang kemudian digunakan untuk mengajukan pinjaman di bank. Adapun kasus tersebut digulirkan suami SHS, Bintang Setyawan yang kini dalam proses perceraian.

Kuasa Hukum SHS, Bambang Wijayanto membantah tudingan dari Bintang Setyawan. Menurutnya, SHS hanya memiliki satu identitas yang beralamat di Cinere, Depok, Jawa Barat. Bambang balik menuding bahwa yang melakukan pemalsuan identitas adalah Bintang.

Kepada JawaPos.com, Bambang menegaskan bahwa identitas kliennya yang berdomisili di Solo dibuatkan Bintang. Jadi pihaknya tidak tahu mengenai tudingan memiliki identitas palsu.

"Semua yang disampaikan Bintang itu bohong. Klien saya itu awalnya berdomisili di Cinere. Kemudian menikah dengan Bintang dan tinggal di Solo. Yang membuatkan KTP Solo itu adalah Bintang. Alamat yang digunakan adalah alamat orang tua Bintang," terang Bambang kepada JawaPos.com, Rabu (3/10).

Termasuk mengenai keberadaan tujuh kartu keluarga (KK) dengan nama orang tua berbeda. Menurut Bambang, ada kesalahan nama saja. Ini terjadi karena selama ini untuk pengurusan administrasi kependudukan, SHS menyerahkan kepada sekretaris pribadinya.

Jadi SHS tidak mengetahui adanya kesalahan nama dan menggunakan nama kakak kandung Bintang bernama Amelia Julia Kristi. "Yang mengurus semuanya sekretaris pribadi klien saya. Jadi pas sudah jadi, klien saya baru tahu kalau ada kesalahan nama. Kemudian klien saya langsung meminta sekretaris pribadinya untuk melakukan perbaikan. Tetapi datanya sudah tercatat di database," katanya.

Bambang menambahkan, kliennya memutuskan mengajukan perceraian karena ada beberapa permasalahan. Termasuk adanya intimidasi yang dilakukan Bintang. "Di rumah di Gagak Sipat itu dicoret-coret gambar yang tidak senonoh. Kemudian kaca dipecah, baju dibuang di kolam renang, dan yang lainnya," ucapnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up