JawaPos Radar

Fitur Baru WhatsApp Bikin Pengguna Ketakutan, Ada Iklan Tahun Depan?

03/10/2018, 13:15 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
WhatsApp, WhatsApp iklan, WhatsApp ada iklan
Ilustrasi: pengguna WhatsApp yang kesal. (GettyImages)
Share this image

JawaPos.com - Aplikasi instan messaging WhatsApp dikabarkan akan membuat perubahan besar tahun depan. Meski belum terealisasi, namun fitur baru tersebut rupanya sudah membuat pengguna resah dan ketakutan.

Melansir laman Mirror, Rabu (3/10), ketakutan pengguna berasal dari rencana WhatsApp untuk mulai menampilkan iklan kepada pengguna. Hal tersebut dikatakan salah satu pendiri WhatsApp, Brian Acton.

Berbicara kepada Forbes, juru bicara WhatsApp menegaskan bahwa aplikasi tersebut akan mulai menampilkan iklan di fitur 'Status' pada 2019 mendatang. Menyinggung ketakutan pengguna, dalam sebuah blog yang ditulis sebelum akuisisi Facebook, para pendiri WhatsApp menuliskan bahwa saat ini perusahaan tahu, secara harfiah segala sesuatu tentang Anda, teman-teman Anda, minat Anda, dan perusahaan menggunakannya untuk menjual iklan.

"Ketika kami duduk untuk memulai sendiri hal-hal bersama tiga tahun lalu, kami ingin membuat sesuatu yang bukan hanya kliring iklan lain. Kami ingin menghabiskan waktu kami membangun layanan yang ingin digunakan orang karena itu berhasil dan membuat hidup mereka lebih baik dan berarti dengan cara sederhana," ujar pernyataan tersebut.

Lebih jauh, pernyataan tersebut juga mengatakan bahwa jika didirkan untuk mencari keuntungan semata, WhatsApp bisa melakukannya dari dulu. Namun karena alasan privasi dan kenyamanan pengguna, WhatsApp tidak melakukan hal itu.

Menilik kebelakang, WhatsApp didirikan oleh Acton bersama Jan Koum pada 2009, Kemudian dibeli Facebook tahun 2014. Kini Acton dan Koum telah meninggalkan WhatsApp. Keputusan mereka untuk keluar dari WhatsApp mungkin disebabkan oleh perselisihan soal memonetisasi aplikasi obrolan pengguna.

"Ini sepenuhnya bertentangan dengan visi pendiri WhatsApp untuk perusahaan," jelas pernyataan WhatsApp sebelum Facebook mengakuisisi WhatsApp.

Imbas dari rencana komersialisasi WhatsApp dengan iklan, beberapa pengguna bahkan telah membawa obrolan soal WhatsApp ke Twitter untuk mengekspresikan kekesalan mereka atas perubahan tersebut. "Jika WhatsApp mendapat iklan saya hapus," ujar seorang bernama Niki.

Selain itu, pengguna lain yang kesal adalah Adesanmi yang berkata bahwa masa depan itu menakutkan. "Bahkan memikirkannya membuatku merinding. WhatsApp akan mulai memiliki iklan mulai tahun depan. Zuckerberg (Mark Zuckerberg, bos Facebook) jelas membutuhkan lebih banyak uang," pungkasnya tampak marah.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up