JawaPos Radar

Bawaslu Awasi Potensi Politik Uang di Wilayah Bencana

03/10/2018, 12:38 WIB | Editor: Estu Suryowati
Bawaslu Awasi Potensi Politik Uang di Wilayah Bencana
ILUSTRASI Gempa Donggala dan Palu. Bawaslu awasi potensi politik uang di wilayah terdampak bencana. (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)
Share this image

JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum RI (Bawaslu) akan membatasi kampanye Pemilu 2019 di wilayah terdampak bencana, seperti gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Hal ini agar misi kemanusiaan tidak dicampuri kepentingan politik.

"Kampanye sudah berjalan, cuma untuk membatasi agar misi kemanusiaan itu tidak berpersoalan atau berpotensi menjadi pelanggaran money politic (politik uang)," kata Ketua Bawaslu Abhan saat ditemui di Hotel Aryaduta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (3/10)

Selain itu, bencana yang terjadi di Kota Palu, Donggala dan Sigi menyebabkan berkurangnya Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Hal ini dikarenakan ribuan orang menjadi korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Sehingga KPU dan Bawaslu akan fokus mengenai DPT di wilayah terdampak bencana. "Itu karena konsekuensi dari musibah. Tentu kerja nanti penyelenggara baik KPU atau Bawaslu untuk mencermati kembali. Soal pencermatan DPT yang sudah ditetapkan," urainya.

Abhan menuturkan, perbaikan DPT di wilayah terdampak bencana seperti Sulteng akan menggunakan mekanisme khusus. Mekanisme khusus itu menjadi kewenangan KPU.

"Barangkali ada kekhususan di Sulteng, itu pengecualian. Kebijakan KPU, nanti kita tunggu," jelasnya.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up