JawaPos Radar

Normalisasi 14 Waduk, Kadis SDA DKI Optimistis Kurangi Banjir

03/10/2018, 08:46 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Normalisasi 14 Waduk, Kadis SDA DKI Optimistis Kurangi Banjir
Antisipasi banjir, Kadis SDA DKI Jakarta Teguh Hendarwan normalisasi 14 waduk. (Yesika/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Musim hujan biasanya akan mulai menghampiri Jakarta di akhir tahun. Bahkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi musim penghujan di Jakarta dan sekitarnya akan dimulai pada November mendatang.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Teguh Hendarwan pun menerangkan, pihaknya terus berupaya menyelesaikan normalisasi pada 14 waduk di Jakarta. Agar, banjir yang melanda Jakarta dapat dikategorikan minim.

"Dinas SDA sudah melakukan kegiatan normalisasi di 14 lokasi (waduk). Kami juga lakukan upaya pengerukan bahkan perbaikan infrastruktur," ujar Teguh di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (2/10).

Teguh menyampaikan normalisasi ke-14 waduk itu telah dilakukan beberapa wilayah. Seperti, Setu Babakan, Waduk Kampung Rambutan 1, Waduk Kampung Rambutan 2, Waduk Pondok Rangon, Situ Rawa Minyak, Waduk Cilangkap Gili Kencana, Waduk Cimanggis, Waduk Jalan Kaja, Waduk Jalan Kaja II, Waduk Pekayon, Embung Aselih, Situ Rawa Minyak, dan Waduk Jagakarsa.

Sementara itu, Teguh berpandangan banjir dapat ditangani jikalau dilengkapi pembangunan Bendungan Sukamahi di Ciawi yang dibangun pemerintah selesai. Menurutnya, jika diselesaikan cepat maka Jakarta bisa minim banjir.

"Tadi disampaikan oleh kepala balai (Ciliwung Cisadane) salah satu upaya dilakukan adalah pembangunan bendungan Sukamahi, Ciawi (Bogor) yang sekarang prosesnya mencapai 35 persen," pungkasnya.

Ken depan Teguh meminta timnya agar terus bersiaga dalam keadaan musim penghujan nanti. Teguh mengimbau kepada seluruh stakeholder yang terkait, agar bersedia membantu dan menangani korban pengungsian jika terjadi banjir di beberapa titik rawan.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up