JawaPos Radar

Liga 1 2018

Merasa Tidak Adil, Persib Belum Mau Tunduk dengan Keputusan Komdis

03/10/2018, 00:26 WIB | Editor: Bagusthira Evan Pratama
Liga 1 2018, Persib Bandung
Starting XI Persib Bandung (Dok. Liga 1 2018)
Share this image

JawaPos.com - Persib Bandung dihujani berbagai hukuman oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Hukuman tersebut diberikan atas sejumlah kesalahan yang terjadi saat Persib menjamu Persija Jakarta, 23 September 2018 lalu.

Dari 28 jenis hukuman yang dikeluarkan Komdis, Senin (1/10), sembilan di antaranya melibatkan Maung Bandung. Tak hanya klub, sanksi juga ikut dirasakan oleh pemain, asisten pelatih, panitia pelaksana (panpel), bahkan kelompok suporter.

Beagam hukuman itu dijatuhkan Komdis karena banyak tindakan yang dinilai menyalahi aturan. Contohnya bertindak kasar kepada pemain lawan, menunjukkan koreo provokatif, dan yang lebih parah pengeroyokan suporter lawan hingga meninggal dunia.

Namun Persib langsung memberi respons cepat terhadap keputusan Komdis. Lewat pernyataan resmi di dalam situs klub, Persib merasa keberatan dengan hukuman yang diterimanya dan mereka akan mengajukan banding.

"Menyikapi keputusan hasil sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, 1 Oktober 2018 yang telah dirilis, Persib berpendapat bahwa semua butir hukuman yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada Persib tidak menimbang semua fakta di lapangan, sama sekali tidak mencerminkan keadilan dan tidak memberikan solusi atas akar permasalahan yang ada," tulis pernyataan resmi Persib

"Kami telah memelajari isi keputusan Komdis tersebut dan kami sangat keberatan atas hukuman yang dijatuhkan. Untuk selanjutnya kami akan segera mengajukan banding dan keberatan-keberatan tersebut akan kami sampaikan dalam memori banding kami," demikian pernyataan tersebut.

Keputusan ini tak hanya dikritik oleh manajemen tim. Suporter Persib atau yang dikenal dengan sebutan Bobotoh ramai melancarkan protes di berbagai media sosial.

"Kepada Bobotoh yang kami cintai, kami mengimbau untuk tetap tenang dan menciptakan suasana yang kondusif di Bandung khususnya dan Indonesia pada umumnya. Kami berharap agar Bobotoh tetap santun dan menjauhi provokasi di media sosial," pinta manajemen Persib.

Untuk lebih jelasnya, berikut hukuman-hukuman yang menimpa berbagai elemen Persib Bandung;

1. Persib Bandung
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
- Tanggal kejadian: 23 September 2018
- Jenis pelanggaran: melakukan intimidasi kepada ofisial Persija pada saat Match Coordination Meeting, melakukan sweeping, pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas.
- Hukuman: Sanksi pertandingan home diluar Pulau Jawa (Kalimantan) tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi 2018 dan pertandingan home tanpa penonton di Bandung sampai setengah musim kompetisi tahun 2019.

2. Suporter Persib Bandung
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
- Tanggal kejadian: 23 September 2018
- Jenis pelanggaran: melakukan intimidasi terhadap tim Persija pada saat MCM dan melakukan sweeping, pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas.
- Hukuman: Sanksi penonton dan atau suporter berupa larangan untuk menyaksikan pertandingan Persib Bandung pada saat home maupun away serta pertandingan Liga 1 lainnya sejak putusan ini ditetapkan sampai pada setengah musim kompetisi 2019.

3. Panitia pelaksana pertandingan Persib Bandung
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
- Tanggal kejadian: 23 September 2018
- Jenis pelanggaran: suporter Persib melakukan intimidasi terhadap tim Persija pada saat MCM dan melakukan. Sweeping, pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas. Panpel gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap suporter yang datang menonton.
- Hukuman: Sanksi terhadap
1. Ketua panitia pelaksana pertandingan & security officer berupa larangan ikut serta dalam kepanitiaan pertandingan Persib Bandung selama 2 (dua) tahun.
2. Panpel Persib Bandung didenda sebesar Rp 100 juta
3. Panpel Persib Bandung wajib memerangi dan melarang rasisme dan tulisan provokasi serta slogan yang menghina pada spanduk, poster, baju dan atribut lainnya dengan cara apapun.

4. Seluruh tersangka pengeroyokan Haringga Sirla
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
- Tanggal kejadian: 23 September 2018
- Jenis pelanggaran: Melakukan provokasi hingga pengeroyokan disertai pemukulan terhadap suporter Persija Jakarta hingga tewas.
- Hukuman: Sanksi semua tersangka pengeroyokan Haringga Sirila dihukum larangan menonton sepak bola di wilayah Republik Indonesia seumur hidup.

5. Pemain Persib Bandung, Jonatan Jesus Bauman
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
- Tanggal kejadian: 23 September 2018
- Jenis pelanggaran: Menyikut pemain lawan
- Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan.

6. Pemain Persib Bandung, Ezechiel Ndouasel
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
- Tanggal kejadian: 23 September 2018
- Jenis pelanggaran: Menyikut dan dengan sengaja mendorong kepala pemain lawan
- Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 5 (lima) pertandingan.

7. Pemain Persib Bandung, Ardi Idrus
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
- Tanggal kejadian: 23 September 2018
- Jenis pelanggaran: Terlibat keributan dengan pemain lawan
- Hukuman: Teguran keras.

8. Pemain Persib Bandung, Bojan Malisic
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
- Tanggal kejadian: 23 September 2018
- Jenis pelanggaran: Menendang pemain lawan
- Hukuman: Sanksi larangan bermain sebanyak 4 (empat) pertandingan.

9. Ofisial Persib Bandung, Fernando Soler
- Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
- Pertandingan: Persib Bandung vs Persija Jakarta
- Tanggal kejadian: 23 September 2018
- Jenis pelanggaran: Mengintimidasi wasit dengan kata-kata tidak sportif dan ancaman
- Hukuman: Sanksi larangan memasuki stadion hingga musim kompetisi 2018 berakhir.

(bep/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up