JawaPos Radar

Polisi Selidiki TPPU Kartel Narkoba Zakir Husein

02/10/2018, 20:00 WIB | Editor: Budi Warsito
Polisi Selidiki TPPU Kartel Narkoba Zakir Husein
Zakir bersama istrinya saat dirilis kepada awak media di Polrestabes Medan, Selasa (2/10). (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polrestabes Medan masih akan bekerja keras untuk mengungkap Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang diduga dilakukan Zakir Husein alias Jakir Usin, 47, kartel narkoba kelas kakap Kota Medan yang ditangkap pada Sabtu (29/9) di Jakarta.

Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto mengatakan, Zakir memang menjadi gembong narkoba yang paling diburu. Zakir sempat menjadi buronan selama beberapa waktu terakhir.

"Kita akan terus selidiki money loundry milik gembong narkoba Zakir," kata Dadang, Selasa (2/10) di Mapolrestabes Medan.

Jika nantinya terbukti benar ada TPPU dalam kasus Zakir, maka harta dan aset milikinya akan disita. Zakir memang diketahui punya sejumlah aset. Mulai dari rumah mewah, hingga kendaraan roda empat. Asetnya itu berada di Kota Medan dan di luar Kota Medan.

Penangkapan terahadap Zakir, dilakukan setelah Polrestabes Medan menangkap F dan AG pada Januari lalu. Dari tangan mereka, diamankan 500 gram sabu-sabu. Kepada polisi F dan AG mengaku barang haram itu disebut milik Zakir.

Kemudian, Zakir juga mengaku menyuruh istrinya MV dan sopirnya untuk mengantar sabu-sabu seberat 5 gram kepada pembeli. Dia juga mengakui bahwa barang haram itu dia dapat dari AGM, 45 warga Samalengah, Kabupaten Bireun, Aceh.

Informasi yang didapat, Zakir diduga memasok sabu-sabu di beberapa daerah di Kota Medan. Diantaranya, seperti kawasan Kampung Kubur, Mencirim dan Polonia. Dari pengakuannya, Zakir telah menjual sabu sejak 2009.

"Zakir sudah pernah keluar masuk penjara selama empat kali," tandasnya.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up