JawaPos Radar

Penyaluran Logistik Korban Gempa dan Tsunami Dihentikan Sementara

02/10/2018, 19:26 WIB | Editor: Budi Warsito
Penyaluran Logistik Korban Gempa dan Tsunami Dihentikan Sementara
Kepala BNPB Willem (Orange) saat memberikan keterangan dalam jumpa pers perkembangan penyaluran logistik di Makorem 132 Tadulako, kota Palu, Selasa (2/9). (Sahrul Ramadhan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei mengungkapkan, penyaluran bantuan logistik untuk pengungsi korban gempa dan tsunami di kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) dihentikan. Penghentian ini katanya, hanya bersifat sementara. Langkah itu diambil, karenakan helikopter pengangkut bahan bantuan sedikit mengalami gangguan teknis.

"Kita sudah dua kali mendrop bantuan makanan dan minuman, ternyata heli mengalami hardcrass. Sehingga, heli harus diperbaiki dulu," kata Willem saat memberikan keterangan dalam jumpa pers perkembangan penyaluran logistik di Makorem 132 Tadulako, Kota Palu, Selasa (2/9).

Dua bantuan logistik yang disalurkan sejak pagi hingga sore tadi, sementara hanya menjangkau untuk dua dari empat kecamatan terparah dampak bencana di Sigi. Keduanya adalah, Kecamatan Kulawi dan Pipikoro. Sementara untuk Kecamatan Lindu, Kulawi dan Kulawi Selatan, diupayakan akan tersalur maksimal hingga Rabu (3/10) besok.

"Jadi yang paling dibutuhkan masyarakat disana adalah beras. Untuk minum cukup. Jadi beras dan bahan makanan lain yang sangat diperlukan. Termasuk makanan dan kebutuhan bayi," jelasnya.

Di luar itu, untuk pelayanan medis lanjut Willem, diempat kecamatan itu sama sekali belum bisa dilakukan. Namun, tenaga medis tetap diutus untuk kesana. "Besok kita akan lakukan evakuasi di kawasan itu dan mengirimkan lagi tim medis untuk memberikan pelayanan kesehatan," lanjutnyan

Data terbaru BNPB, hingga hari ini sebanyak 1.374 orang meninggal dunia dalam peristiwa maha dahsyat itu. 133 orang dinyatakan hilang dan yang lainnya, disebutkan masih belum berhasil dievakuasi akibat tertimbun material bangunan.

Data itu, mencakup dua kabupaten dan satu kota dampak bencana. Masing-masing, Kabupaten Donggala, Sigi dan Kota Palu. Jumlah itu, diperkirakan akan terus bertambah sembari proses pencarian dan evakuasi terus dilakukan.

(rul/JPC)

Alur Cerita Berita

Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 02/10/2018, 19:26 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 02/10/2018, 19:26 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 02/10/2018, 19:26 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 02/10/2018, 19:26 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 02/10/2018, 19:26 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 02/10/2018, 19:26 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 02/10/2018, 19:26 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up