JawaPos Radar

Bayi Kembar Siam di Gunungkidul

Jaminan Kesehatan Meisya dan Meikha Ditanggung Pemkab

02/10/2018, 19:07 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kembar Siam
JAMINAN KESEHATAN: Pemkab Gunungkidul saat mengunjungi warganya yang mempunyai bayi kembar siam di Kecamatan Semin, Gunungkidul, Selasa (2/10). (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta memastikan adanya jaminan kesehatan bagi bayi kembar siam yang berada di Dusun Pabregan, Desa Sumberejo, Kecamatan Semin, Gunungkidul. Kepastian itu datang dari Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi sewaktu menyambangi tempat tinggal bayi tersebut, Selasa (2/10).

Immawan mengatakan, pihaknya tidak ingin keluarga bayi kembar siam tersebut berjuang sendiri. Kerja sama dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk meringankan beban dari mereka. "Sebisa mungkin membantu, dan rasa kepedulian perlu juga disebarluaskan. Mengenai bantuan, dari dinas kesehatan untuk penanganan selama di rumah," katanya, Selasa (2/10).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawati menambahkan, kedatangan mereka untuk memastikan kartu jaminan kesehatan dan bisa segera dipergunakan. Pihaknya saat ini juga terus berkoordinasi dengan RSUP Dr Sardjito Jogjakarta mengenai penanganannya lebih lanjut. "Nanti ikut bagaimana RSUP Dr Sardjito yang dari awal lahir tindakan medis di sana," katanya.

Seperti diketahui, bayi kembar siam yang lahir pada 14 Mei lalu itu atas nama Meisya Sahyana dan Meikha Sahyana yang keduanya berjenis kelamin perempuan. Lahir dari orang tua atas nama Ari Sahyana, 28, dan Eka Handayani, 27.

Eka Handayani mengaku, saat awal kehamilannya tak dirasakan hal yang aneh. Ia juga secara berkala memeriksakan diri dan kehamilannya.

Kemudian pada usia kehamilan 5 bulan, baru ada keganjilan yang dialami. Ketika itu bayi yang dikandungnya tidak aktif. Oleh bidannya kemudian diarahkan untuk dilakukan Ultrasonography (USG) di rumah sakit daerah Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Setelah itu baru diketahui bayinya itu kembar siam. "Kalau setiap harinya normal anaknya, biasa," kata Eka.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up